alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Tambang Rakyat Boleh, Asalkan?

SUMBAWA-Keberadaan tambang rakyat diperbolehkan oleh pemerintah. Asalkan semua persyaratannya dipenuhi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sumbawa Abdul Haris mengatakan, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku tambang rakyat. Antara lain, lokasinya harus di lahan milik masyarakat. Kemudian, harus bekerja sama dengan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan. “Jadi tidak bergerak sendiri-sendiri. Bukan seperti tambang rakyat yang di Labaong itu,” ujar Haris kepada wartawan.

Dijelaskan, persyaratan tersebut harus dipenuhi. Agar tidak terjadi kerusakan hutan dan lahan. Diharapkan usaha pertambangan rakyat ini bisa bekerja sama dengan perusahaan pertambangan, sehingga lebih terjamin keamanan pekerja dan lingkungannya.

“Ibaratnya, usaha pertambangan rakyat ini ada bapak angkatnya,” imbuh Haris.

Menurut mantan Kabag Pertanahan Setda Sumbawa ini, kerja sama tersebut agar usaha pertambangan rakyat ini tidak liar. Seperti yang terjadi beberapa tahun lalu.

Sejauh ini, terdapat sekitar tujuh titik yang rencananya menjadi tambang rakyat. Ia menilai, bisa saja muncul titik lain di sejumlah kecamatan. Hanya saja, perlu diverifikasi terlebih dahulu kelayakannya. Untuk mengetahui apakah lokasi itu sesuai dengan tata ruang atau tidak. Ataukah masuk ke dalam kawasan hutan atau tidak.

Sementara ini, lanjut Haris, dia belum mengetahui secara detail tujuh titik tersebut. Namun, diperkirakan antara lain lokasinya di Kecamatan Lape dan Lopok. Sebab, camat di dua kecamatan tersebut sempat diundang untuk rapat terbatas membahas mengenai persoalan ini. (run/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks