alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Dua Tahun Pemkab KLU Raih Nilai SAKIP B

TANJUNG-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) memberi klarifikasi terhadap pernyataan Biro Organisasi Pemprov NTB di Lombok Post terbitan kemarin (13/2). Disebutkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) KLU tahun 2018 hanya mendapat nilai CC. Padahal nilai SAKIP yang diraih Pemkab Lombok Utara mencapai nilai B selama dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2017 dan 2018.

“Nilai SAKIP KLU bukan CC tapi sudah B selama dua tahun berturut-turut,” ujar Sekretaris Bappeda  KLU Yuni Kurniawati saat ditemui di ruangannya, kemarin (13/2).

Ia menuturkan, perjuangan pemkab untuk mencapai nilai B terbilang cukup berat. Karena harus melibatkan semua OPD di KLU. Dua kali nilai B ini sudah dikomunikasikan ke Pemprov NTB.

“Saya tidak mengerti kenapa pemprov bisa keliru,  apakah itu anak buahnya yang salah atau seperti apa,” sambungnya.

Ia melanjutkan, penilaian tersebut mulai dari perencanaan kerja berupa RPJMD, RKPD, KUA-PPAS, dokumen APBD, pengukuran pada akhir tahun, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan aspek-aspek kinerja. Dari evaluasi tersebut Pemkab Lombok Utara mendapatkan nilai B selama dua tahun berturut-turut.

Yuni mengatakan, penyampaian yang keliru oleh pemprov diperkirakan karena data yang dimiliki kurang lengkap. Hal ini sedikit mengecewakan pihaknya, mengingat perjuangan yang sudah dilalui cukup berat. “Tapi biasa lah, itu bisa saja terjadi,” katanya

Soal nilai SAKIP, Yuni mengungkapkan pemkab tidak pernah mendapat nilai CC. Dari nilai C sebelumnya langsung meningkat ke nilai B. “Aspek-aspek tadi kami telaah dan diperbaiki. Kita juga bolak balik ke Kemenpan guna konsultasi,” tandasnya.

Ia menambahkan, dampak kinerja pemkab ukurannya secara makro. Dimulai dari penurunan kemiskinan, juga berkaitan dengan ekonomi. Akuntabilitas ini berdasarkan data IPM hingga penurunan kemiskinan yang progresif. Bukan hanya itu, dilengkapi juga dengan dokumen pendukung kaitannya dengan bagaimana kinerja yang direncanakan.

“Secara makro Lombok Utara mendapatkan apresiasi berkaitan dengan peningkatan IPM,dan penurunan kemiskinan,” pungkasnya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks