alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Miss World Dukung Korban Gempa

TANJUNG-Miss World 2018 Vanessa Ponce De Leon, bersama pendiri Yayasan Miss Indonesia Liliana Tanaja, mengunjungi warga korban gempa di Kabupaten Lombok Utara (KLU), kemarin (13/2). Rombongan miss world menyerahkan bantuan paket sembako dan paket pendidikan kepada warga di Dusun Gondang Timur, Desa Gondang, Kecamatan Gangga.

Turut hadir Managing Director of Star Media Nusantara Lina Priscilla Tanaya, Chairwoman and CEO of Miss World and Founder of Beauty With a Purpose Julia Evelyn Morley, Direktur Miss World Stephen Douglas Morley, dan Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina. Hadir pula mantan bupati KLU H Djohan Sjamsu, sejumlah pejabat serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam kunjungannya, rombongan miss world dan miss Indonesia menyaksikan sendiri kondisi terkini masyarakat korban gempa. Mereka menangkap kesan, masyarakat sudah mulai bangkit dari keterpurukan.

Tokoh masyarakat Aprianto berterima kasih atas kepedulian Yayasan Miss Indonesia dan Founder Miss World, atas bantuan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, MNC Peduli bekerja sama dengan Yayasan Miss Indonesia, memberi bantuan paket sembako kepada 500 KK dan 200 paket pendidikan untuk anak-anak.

“Warga penerima bantuan memperoleh masing-masing satu paket sembako. Dan bantuan paket pendidikan diberikan kepada anak-anak, termasuk yang mengaji di Yayasan Al Fatih Dusun Gondang Timur,” ujarnya.

Pendiri Yayasan Miss Indonesia Liliana Tanaya mengaku bersyukur bisa menggelar bakti sosial di KLU. Kegiatan ini tetap konsisten digelar yayasannya.

“Di miss world, beauty even first, tetapi kami mengajukan beberapa proyek seperti MCK, kesehatan,” ujar Liliana.

Liliana berharap dapat memberi sesuatu yang lebih besar, khusus kepada para korban gempa. Ia mengingatkan musibah datang tanpa bisa diduga. Yang bisa dilakukan manusia, adalah tetap semangat dan bangkit dari keterpurukan. Ia juga mengajak warga untuk tidak berlama-lama memikirkan keterpurukan, dan bekerja lebih baik demi negeri dan masa depan.

“Saat kita memiliki kekuatan kita akan membangun negeri ini dengan lebih baik lagi. Harapan kami, masyarakat di sini tetap melakukan yang lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu Chairwoman and CEO of Miss World and Founder of Beauty With a Purpose Mrs Julia Evelyn Morley menyampaikan empati yang tinggi kepada warga setempat. Apalagi gempa 7.0 magnitudo pada 5 Agustus 2018 lalu telah menimbulkan korban jiwa mencapai 478 orang.

Julia mengatakan, kunjungan tersebut untuk mengetahui secara langsung kondisi KLU pascagempa. Ia menyemangati masyarakat KLU untuk kembali bangkit dan melanjutkan hidup.

“Percayalah meski kami berasal dari jauh, tapi semua orang di dunia memikirkan kalian,” pungkasnya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks