alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Minta Maaf, Kades Sesait Segera Kembali Bertugas

TANJUNG- Usai sudah polemik pemecatan perangkat Desa Sesait, Kecamatan Kayangan. Tiga bulan menerima sanksi dinonaktifkan dari jabatan, Kades Sesait Susianto kini bisa kembali memimpin desa.

”Kepala Desa Sesait Susianto akhirnya meminta maaf kepada Pemda KLU baik secara langsung maupun  bersurat ,” klaim Kepala DP2KMPMD KLU H Kholidi Halil,  (11/9) lalu.

Kholidi menuturkan, perjalanan polemik Desa Sesait sangat panjang. Meski sudah berkali-kali diskusi, namun belum menemukan solusi. Akhirnya bupati mengeluarkan SK memberhentikan sementara kades selama tiga bulan.

Belakangan rencana Susianto menempuh jalur hokum melalui PTUN urung, karena masukkan dari kuasa hukumnya sendiri.

”Akhirnya timbul itikad baik dari Kades  untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan yang dibuat,” kata dia.

Kholidi mengaku permohonan maaf tersebut tidak hanya untuk masyarakat Desa Sesait. Namun juga pada seluruh masyarakat KLU dan pemda karena salah dalam menafsirkan UU pemberhentian perangkat desa.

”Melalui pernyataan tertulis juga pak kades ini menyampaikan kesalahannya Kamis kemarin (10/9), dengan didampingi lawyer,” sambung dia.

Atas dasar ini, bupati akan mempertimbangkan agar kades diaktifkan kembali.

”Jadi Surat pemberhentiannya itu dikeluarkan 23 Juni dan berkahir hingga 23 September mendatang,” beber dia.

Selama ini tidak adanya kepala desa, membuat pemerintahan Sesait cukup terganggu. ”Saya pikir langkah pak kades ini sudah sangat bijaklah,” kata dia.

Sehari sebelumnya, Kepala Desa Sesait Susianto didampingi dua lawyernya Muchtar Moh Saleh dan Hijrat Priyatno bertemu dengan Asisten Bidang Hukum dan Pemerintahan Setda KLU Kawit Sasmita, Inspektur Inspektorat H Zulfadli, Kadis DP2KBPMD H Kholidi Halil di ruangan Sekda KLU H Raden Nurjati.

Kades Susianto mengatakan, mencabut Surat Keputusan Kepala Desa Sesait  nomor 141/15/Pem-DS/IV/2020 tentang Pemberhentian Perangkat Desa Kaur Tata Usaha dan Keuangan. Termasuk SK nomor 141/16/Pem-Des/IV/2020 tentang Pemberhentian Kasi Pemerintahan dan Kasi Kesejahteraan. Serta SK nomor 141/17/Pem-Des/IV/2020 tentang Pemberhentian Sekretaris Desa Sesait.

”Tujuan kami ingin menyampaikan isi hati yang paling dalam tentang kekeliruan dalam menafsirkan undang-undang tersebut, intinya kami ingin menyampaikan permohonan maaf,” kata dia. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Satu Gerakan, Warga Desa Kuripan Lawan Penyebaran Covid-19

Warga Desa Kuripan kian konsisten menerapkan protokol kesehatan. Apalagi setelah berhasil menyabet juara pertama untuk tingkat kabupaten di lomba Kampung Sehat. Sederet inovasi pun telah disiapkan Desa Kuripan.

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks