alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Ratusan Warga Terima Kunci dan Kartu Garansi RTG Kumac

TANJUNG-Ratusan kepala keluarga (KK) di Dusun Tangga Desa Selengen Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang membangun rumah tahan gempa (RTG) jenis Kumac (kuat, murah, aman, dan cepat) menerima kunci dan kartu garansi. Selain itu diserahkan pula sertifikat untuk sejumlah Pokmas Kabupaten Lombok Barat.

Bupati KLU H Najmul Akhyar mengapresiasi kehadiran RTG Kumac di KLU. Sebab ini dapat mempercepat proses rehab rekon di KLU. Selain itu, Kumac juga dinilai kuat, praktis, dan aman karena bahannya ringan.

“Ditambah lagi tadi ada garansi bahkan sampai 25 tahun. Karena kemungkinan umur rumah Kumac bisa sampai 100 tahun,” tuturnya.

Menurut bupati, apapun jenis RTG yang dibangun, pemkab akan mendukungnya. Namun tentunya harus benar-benar direalisasikan untuk masyarakat. Ia berharap KLU bisa segera pulih, warga yang menjadi korban gempa, diharapkan dapat segera menempati RTG yang sudah dibangun.

“Kaitannya untuk bangunan mesjid juga akan kami fasilitasi. Saat ini sudah beberapa macam jenis mesjid yang sudah dibangun,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) NTB  I Gusti Bagus Sugihartha mengatakan, pemprov merekomendasikan 18 jenis RTG. Jenis Kumac salah satu di dalamnya. Sugihartha memuji konsep pembangunan dari RTG Kumac tersebut.

“Dari sterofom yang dibungkus fiber, seperti bahasa kerennya itu sandwich. Kalau kita lihat seperti yang dibuat di kapal-kapal dari model seperti ini,” katanya.

Sugihartha mengungkapkan, model rumah Kumac baru pertama kali ada di NTB. Pada saat Kumac mengajukan rekomendasi, pihaknya melihat bagaimana sisi tahan gempa dan tiupan angin. Ini mengingat rumah Kumac terbuat dari material ringan.

Ia melanjutkan, di Indonesia rata-rata kecepatan angin di bawah 100 kilometer per jam. Meski begitu, Kumac mampu menahan terpaan angin hingga 135 kilometer per jam. Garansi itu muncul dari hasil data data teknis. Ini semua yang menjadi alasan mengapa Kumac ini bisa mendapatkan rekomendasi dari  pemerintah.

Pernyataan Kadis Perkim NTB diamini tenaga ahli sekaligus dosen Fakultas Teknik Universitas Mataram jurusan Teknik Sipil Dr Buan Ansyori. Rekomendasi Kumac juga setelah dilakukan penelitian pihaknya.

“Sebagai tenaga ahli struktur, kami juga sudah mengukur ketahanan atas gempa,” ujarnya.

Menurutnya, Kumac sangat ringan, sehingga pihaknya bisa menggaransikan rumah itu tahan gempa. Pihaknya juga menganalisa kekuatannya dalam menahan angin.

“Saya pikir rumah ini cocok dibangun di semua lokasi. Apalagi di pinggir laut, karena tidak akan korosi, karena tidak mengandung logam,” tandasnya.

Sementara itu Direktur Kumac Flatfac House Siti Muhani mengatakan, pihaknya menyerahkan kunci dan kartu garansi untuk seluruh rumah yang sudah terbangun. Kumac sendiri baru dapat rekomendasi dari pemerintah 18 Februari lalu. Proses izinnya diurus selama 7 bulan sejak September 2018  hingga 18 Februari lalu.

“Kami baru membangun rumah ini sejak 5 Maret lalu. Waktu itu ada dua pokmas jadi pilot project kami di KLU, yakni di Kecamatan Gangga dan Kayangan,” jelasnya.

Kemudian pembangunan dilanjutkan untuk Kecamatan Tanjung dan Pemenang  dengan total 219 unit. Tak hanya di KLU, pembangunan RTG Kumac juga dilakukan sebanyak 22 unit dari 3 Pokmas di Lingsar, Batu Layar, dan Gunungsari.

Perempuan yang disapa Hani itu menambahkan, garansi yang diberikan selama 25 tahun. Selain itu garansi juga berlaku ketika RTG tersebut kembali tertimpa bencana alam. Seperti gempa, angin kencang, hingga tsunami. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks