alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Sembuh dari Korona, Enam Pasien di Lombok Utara Boleh Pulang

TANJUNG-Enam orang pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh sehingga dipulangkan, kemarin (15/6). Mereka telah menjalani swab PCR, dan dinyatakan negatif dua kali berturut-turut.

”Alhamdulillah, hari ini kita melepas enam orang yang sudah sembuh,” ucap Sekda KLU H Suardi, Senin (15/6).

Keenam pasien tersebut berasal dari Desa Medana tiga orang, Desa Teniga satu orang, Desa Genggelang satu orang, dan Desa Pemenang Barat satu orang. ”Kini tinggal dua orang, menunggu hasil swab terakhir,” sambung dia.

Terkait persiapan kenormalan baru, ia berharap masyarakat KLU kembali beraktivitas dengan memperhatikan protokol pencegahan penularan Covid-19. Arahannya, tetap menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih dan sehat. ”Mari kita sama-sama menuju kenormalan baru,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan KLU H Lalu Bahrudin mengatakan enam pasien yang sudah dipulangkan harus melakukan isolasi lanjutan di rumah.

”Selama 14 hari sebelum melakukan interaksi dengan masyarakat atau warga di sekitarnya. Mereka ini sudah dikarantina, kurang lebih sebulan lamanya,” ucapnya.

Terkait kesiapan menyambut kenormalan baru, pihaknya tetap mengacu pada protokoler dari kementerian maupun pemerintah daerah. ”Dinas Kesehatan tetap melakukan pelacakan kontak, survei, pengamatan terkait dengan penyakit Covid-19 . Tatkala ada yang dinyatakan reaktif, maka kita lakukan diagnosa seperti biasa lagi,” jelas dia.

Kabar baik lainnya, Satgas Covid-19 KLU menerima bantuan 15 ribu telur ayam dari PT Charoen Pokphand Jaya Farm, unit Hatchery Lombok. Bupati Najmul mengapresiasi bantuan tersebut. ”Akan kita salurkan sebaik-baiknya,” janjinya.

Perwakilan Charoen Pokphand Foundation Indonesia Mahsun Abuandi berharap apa yang diberi bisa bermanfaat. ”Semoga kedepannya kita masih bisa memberikan bantuan untuk masyarakat Lombok Utara. Ini bantuan murni kemanusiaan,” kata dia.

Hingga kini pihaknya telah menyalurkan 130 ribu telur di seluruh NTB. Mencakup Sumbawa Besar, Lombok Timur, Mataram, Lombok Utara. ”Juga di rumah sakit dalam rangka penanggulangan Covid-19,” tandas dia. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Di Kediri Lobar, Ibu Rumah Tangga Diduga Jual Narkoba

WM, 28 tahun, warga asal Kediri Selatan ditangkap Satres Narkoba Polres Lobar. Ia bersama kedua rekannya MA dan MU diduga menjadi penjual dan penyalahguna narkotika jenis sabu. Bahkan, WM alias Dewi ini diketahui sebagai penjual obat penenang tanpa izin pihak instansi kesehatan.

Pariwisata Lesu, Pengusaha Travel Lombok Bertahan lewat Promo

Agen travel perjalanan wisata terus berupaya bertahan dalam ketidakpastian Pandemi Korona. Sektor ini menjadi salah satu yang paling terdampak akibat turunnya kunjungan wisatawan. ”Kami upayakan tetap bangkit seiring dengan penerapan new normal yang sedang digaungkan,” kata Kukuh Laro, pemilik Duta Lombok Transport.

Berdayakan UMKM Lokal, Bappeda NTB Tunggu Pergub

Pergub Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga kini belum rampung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB masih menunggu kelanjutan masukan dan revisi dari gubernur. ”Sampai hari ini (kemarin,Red) kita belum terima. Jika sudah ada, akan langsung kita jadikan landasan dalam memberdayakan UKM/IKM,” kata Kepala Bappeda NTB Amry Rakhman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

Investasi Triwulan II di NTB Turun, Pencapaian Pertambangan Tertinggi

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menyampaikan data realisasi investasi sementara periode triwulan II tahun 2020 hanya mencapai Rp 788 miliar. Jumlah ini menurun dari triwulan sebelumnya Rp 2,1 triliun.

Mencuri Buat Modal Judi, Moyes Diciduk Polisi

Baru enam bulan keluar  dari penjara MR alias Moyes kembali beraksi. ”Pelaku ini mencuri handphone di kawasan Jalan Transmigrasi, Pejanggik, Mataram,” kata Kapolsek Mataram AKP Rafles Girsang, kemarin (9/7).

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks