alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Warga Gotong Royong Normalisasi Sungai Sokong Lombok Utara

TANJUNG—Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Permukiman (DLHPKP) KLU melakukan normalisasi Sungai Sokong, Rabu (15/7). Pembersihan sungai yang menjadi perbatasan Desa Sokong dan Desa Tanjung itu melibatkan warga di lima dusun.

Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar menerangkan, KLU memiliki banyak sungai. Ia meminta masyarakat dapat memanfaatkannya secara maksimal, bukan mencemari.

”Sungai ini juga sebagai sumber kehidupan masyarakat. Kangkung yang kita makan setiap hari itu juga dari sini,” ceritanya.

Pembersihan Sungai Sokong merupakan bentuk kepedulian pemerintah, mengantisipasi bencana. Sebab jika sungai tidak dibersihkan, ketika terjadi hujan lebat air bisa saja meluap. Apalagi Sungai Sokong berada di tengah ibu kota kabupaten.

”Maka dengan dibersihkan ini kita membantu memulihkan ekonomi masyarakat. Kalau sudah dilakukan pembersihan ketika hujan dan air meluap, masyarakat tidak akan terganggu,” jelasnya seraya berpesan tak membuang sampah di sungai.

Kepala DLHPKP Lombok Utara HM Zaldy Rahardian menjelaskan warga yang dilibatkan berasal dari Dusun Majalangu, Karang Raden, Karang Langu, Karang Pande, dan Dusun Karang Nangka.

Menerapkan system padat karya, masyarakat berbondong-bondong turun ke sungai untuk mengangkut sampah yang ada. Normalisasi ini sendiri dilakukan selama lima pecan, dibantu alat berat DLHPKP.

”Jadi bisa dilihat beginilah keadaan sungai kita. Minimal nanti ini bisa bersih dan kegiatan ini melibatkan kadus dan kades supaya mereka juga bisa berperan aktif,” jelasnya.

Sungai Sokong idealnya bisa dijadikan representasi rest area pun lokasi wisata. Sebagai langkah pertama, dilakukan pembersihan. Harapannya  masyarakat yang datang merasa nyaman. Selanjutnya, dinas teknis seperti PUPR atau Disbudpar Lombok Utara harus berperan aktif untuk menangkap peluang. Sehingga objek-objek wisata di daerah tidak terkesan itu-itu saja.

”Memang dulu sempat ditata oleh PU tapi karena gempa, hancur, itu kita maklumi. Nanti kita lakukan review untuk wisata atau bagaimana,” pungkas dia. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks