alexametrics
Senin, 27 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022

Nurjati 10 Hari Pimpin KLU

TANJUNG-Penundaan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih hingga 26 Februari membuat jabatan pimpinan daerah KLU kosong. Kekosongan selama 10 hari tersebut kabarnya akan diisi Pelaksana Harian (Plh).

Plh yang ditunjuk adalah Penjabat (Pj) Sekda KLU H Raden Nurjati. Meski begitu, Nurjati mengatakan masih menunggu surat penunjukan dari Pemprov NTB.

”Hari ini (kemarin,Red) bisa kita anggap belum karena SK keluarnya besok (hari ini, Red),” ujar dia, di ruangannya, Selasa (16/2).

Berdasarkan zoom meeting bersama Kemendagri, pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih ditunda serentak hingga 26 Februari di seluruh Indonesia. Selama 10 hari tersebut, Nurjati akan fokus pada persiapan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Termasuk menangani persoalan prioritas berupa RTG, Covid-19, dan lainnya.

Baca Juga :  Ada Stiker Najmul di JPS KLU, Bawaslu Turun Tangan

”Itu beberapa fokus kita di 10 hari tersebut,” kata kepala Diskoperindag UMKM KLU itu.

Berbicara pengambilan kebijakan strategis selama menjadi Plh, Nurjati menegaskan itu tidak mungkin dilakukan. Bahkan dirinya tidak diperbolehkan untuk itu. Terlebih jika menyangkut persoalan keuangan dan kepegawaian. Artinya, Nurjati tidak bisa melakukan mutasi pejabat maupun mengubah dan menetapkan DPA serta RKA.

”Saya hanya bisa menjalankan tugas tugas rutinitas saja,” ucap dia.

Sedangkan soal kebijakan pada anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus), hampir semua daerah mempermasalahkan itu. Terlebih dengan adanya sistem baru bernama SIPD (Sistem Informasi Pemerintah Daerah).

Disamping itu, masih ada banyak hal yang perlu dibenahi di KLU. Pihaknya akan melakukannya melalui Sistem Informasi Managemen Daerah (SIMDa) sesuai arahan Pemprov NTB.

Baca Juga :  17 Ribu Data Korban Gempa Bermasalah

”Karena kalau kita mengacu kepada SIPD nanti lambat dia pengerjaannya, karena kita juga sedang penyesuaian dengan sistem ini,” tandas mantan kepala BPKAD KLU itu.

Terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Setda KLU H Rubain membenarkan jabatan pimpinan daerah yang lowong akan dijabat Plh bupati. Jabatan Plh bupati nantinya akan dijabat Sekda yang saat ini juga diisi penjabat (Pj) hingga dilantiknya bupti dan wakil bupati terpilih.

”Acara penyerahan SK-nya besok (hari ini, Red) oleh pemprov di aula bupati,” kata dia. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/