alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Tak Bisa Instan, New Normal di Gili Trawangan Butuh Persiapan Panjang

TANJUNG-New normal tiga gili diperkirakan tak akan bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Dinas Kesehatan KLU memprediksi  membutuhkan 2,5 bulan alias 75 hari untuk merekondisi kawasan itu hingga siap menerima wisatawan.

”Estimasi waktu untuk melakukan persiapan new normal ini sekitar Juni sampai Juli,” kata Kepala Dikes KLU H Lalu Bahrudin.

Ini artinya tidak bisa secepat harapan pengusaha. Persiapan kondisi menuju new normal cukup panjang dengan melibatkan lintas instansi. ”Harapan kami pertengahan Agustus itu sudah bisa,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, kesiapan gili tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan warga setempat. Dilain pihak, rencana pemerintah melakukan full test swab belum sepenuhnya disetujui.

”Kalau warga gili tidak mau melakukan pemeriksaan swab, kita juga tidak bisa paksakan. Tapi, kita juga tidak berani sembarangan memasukkan orang,”  sambungnya.

Kehati-hatian ini untuk menghindari bumerang. Asumsinya wisatawan yang datang telah dinyatakan bebas dari virus. Namun lingkungan internal tiga gili belum dapat dinyatakan steril.

”Jangan sampai kita masukan orang bersih tetapi didalamnya tidak bersih. Khawatirnya begitu dia keluar nanti, jadi terinfeksi lagi, kan repot,” jelas dia.

Sesuai tupoksi, pihaknya sudah siap mulai dari screening hingga langkah perawatan. Dikes bekerja sama dengan instansi terkait seperti syahbandar, TNI dan Polri, serta satgas kecamatan dan desa.

Selain Dikes, kesiapan new normal juga ditentukan OPD lain. Misalnya transportasi laut dan darat yang bergantung pada kesiapan Dinas Perhubungan. Salah satunya seperti penggunaan boat dan cidomo.

”Nanti ada perhubungan. Bagaimana mereka melakukan jaga jarak, perhubungan yang buat SOP-nya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, masuk ke restoran juga nanti  juga tidak sembarangan. Termasuk di kamar penginapan pun harus ada SOP. ”Artinya walaupun diterapkan, protokol kesehatan itu wajib kita laksanakan,” tutup dia. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks