alexametrics
Senin, 3 Oktober 2022
Senin, 3 Oktober 2022

Selidiki Kebenaran Catcalling, Pemda KLU Kumpulkan Pelaku Wisata

TANJUNG– Pemerintah KLU bakal mengumpulkan seluruh pelaku wisata. Ini untuk menyelidiki kebenaran insiden pelecehan berupa catcalling seperti video TikTok yang beredar luas.

”Kami terpukul dengan kejadian ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata KLU Ainal Yakin, Jumat (16/9).

Dikatakan Ainal, Dinas Pariwisata KLU telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata NTB terkait hal ini. Pihaknya disarankan untuk melakukan pertemuan dengan semua pelaku wisata di Gili Tramena. ”Kami juga sudah koordinasi dengan kepala desa dan pelaku usaha soal ini,” sambungnya.

Pertemuan tersebut sebenarnya direncanakan Sabtu (17/9) ini. Namun hal itu urung dilakukan lantaran di hari yang sama berlangsung Festival Senaru. ”Kominfo juga kami sudah komunikasi dan sudah direspons untuk dilakukan hal-hal untuk counter informasi itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polres Lombok Utara Simulasi Pengamanan Transportasi Saat MotoGP

Dijelaskan Ainal, pihaknya cukup kesulitan menemukan kebenaran peristiwa Catcalling tersebut. Hal itu lantaran di dalam video tidak menyebutkan lokasi kejadian dan tempat wisatawan itu menginap. ”Kita semua harus bekerja sama, persoalan ini adalah tanggung jawab semua pihak,” tandasnya.

Pj Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi menilai perlu segera menyikapi video yang sudah terlanjur viral tersebut. Sebab jualan utama di Gili Tramena adalah pesona dan kenyamanannya.

Tidak hanya pemerintah daerah, pelaku wisata juga harus bertanggung jawab menjaga kenyaman Gili Tramena. Menurutnya, hal terbaik yang bisa dilakukan yakni mencari formulasi terbaik. ”Di gili kan ada security island, dan itu berfungsi untuk menjaga adat istiadat di sana,” beber Anding. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/