alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Bapenda Segera Tertibkan Reklame Kedaluarsa

TANJUNG-Sejumlah reklame disinyalir sudah melebihi batas masa pemasangan, namun belum juga diturunkan. Melihat kondisi ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan melakukan penertiban terhadap reklame-reklame tersebut mulai minggu depan.

“Kami akan sisir dari Kecamatan Pemenang hingga Kecamatan Bayan. Reklame yang masuk batas akhir sewanya,dan masih terpasang itu yang akan kita buka,” ujar Kepala Bapenda KLU H Zulfadli, kemarin (17/5).

Ia menuturkan, penertiban dilakukan pada reklame milik swasta dan milik pemerintah yang dikomersilkan, namun sudah kedaluarsa izinnya. Sementara milik pemerintah yang bukan dikomersilkan tidak akan ditertibkan.

Zulfadli mengungkapkan, ada banyak reklame pemerintah yang tidak terpakai. Itu dimanfaatkan untuk disewakan pada pihak ketiga yang membutuhkan. Salah satunya seperti papan reklame milik DLHPKP KLU. OPD ini memiliki banyak papan reklame yang tidak dimanfaatkan dan disewakan.

“Kalau tidak dimanfaatkan sendiri, reklame itu biasanya disewakan,” sambungnya.

Ia melanjutkan, papan reklame terbanyak berada di Kecamatan Pemenang dan Tanjung. Zulfadli mengaku tidak hafal berapa jumlahnya. Yang jelas banyak di antaranya yang sudah melebihi waktu pemasangan alias kedaluarsa. Ini yang akan ditertibkan Bapenda nantinya bersama satpol PP.

Penertiban dinilainya sangat penting. Meski Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapatkan tidak begitu besar. Per tahunnya, PAD dari reklame ditargetkan sebesar Rp 229 juta. Jumlah ini merupakan paling kecil dibandingkan PAD sektor lainnya.

“Setiap tahunnya selalu tercapai karena jumlahnya kecil. Bahkan pascagempa lalu juga tercapai,” tandasnya.

Ia menambahkan, untuk reklame di tiga gili belum dilakukan penertiban. Zulfadli menyebut untuk tiga gili penertiban akan dilakukan pascalebaran mendatang.

“Di gili mungkin bulan depan setelah Lebaran,” pungkasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.
Enable Notifications.    Ok No thanks