alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

TANJUNG–Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) menilai progres pembangunan rumah tahan gempa (RTG) belum sesuai harapan. Perkembangannya sejauh ini tidak sebanding dengan dana bantuan yang telah dikirim BNPB ke daerah.

“Dana yang sudah ditransfer untuk korban gempa di KLU sebesar Rp 2 triliun lebih. Sementara progres pembangunan masih sangat minim,” ungkap anggota Komisi III Artadi, kemarin (17/5).

Berdasarkan data, rumah yang rusak berat ditargetkan dibangun sebanyak 44.014 unit. Sementara yang sudah selesai dikerjakan baru sebanyak 768 unit, dan yang sedang dikerjakan sebanyak 5.340 unit.

“Artinya masih sangat banyak yang belum dibangun,” sambungnya.

Selain itu, ada juga data penerima yang dobel dan bermasalah yang angkanya mencapai belasan ribu orang. Data korban itu masih divalidasi oleh BPBD KLU. Masalah-masalah ini mestinya dapat diselesaikan pemda dengan segera. Sehingga warga korban gempa dapat segera memiliki hunian yang layak.

“Kita minta pemkab, dalam hal ini BPBD, untuk segera menyelesaikannya,” imbuhnya.

Sesuai data pusat, kebutuhan rumah untuk korban gempa di KLU mencapai 74.766 unit rumah. Terdiri dari 53.227 unit rusak berat, 6.809 unit rusak sedang, 14.730 unit rusak ringan dengan kebutuhan anggaran Rp 2.978.875.000.000.

Dana bantuan itu sudah ditransfer secara dua tahap. Tahap pertama mencapai Rp 1 triliun lebih dialokasikan untuk pembangunan rumah rusak berat sebanyak 19.309 unit dengan anggaran sebesar Rp 965 miliar lebih. Selanjutnya kembali disalurkan anggaran sebesar Rp 106 miliar lebih untuk pembangunan rumah rusak berat sebanyak 4.256 unit. Selain itu anggaran Rp 2,7 miliar lebih untuk 109 unit rumah rusak sedang, Rp 2,5 miliar untuk 250 unit rumah rusak ringan.

Pada tahap kedua anggarannya mencapai Rp 999 miliar lebih. Dialokasikan untuk rumah rusak berat Rp 891 milliar lebih sebanyak 17.826 unit, ditransfer kembali untuk rusak berat Rp 106 miliar lebih sebanyak 4.256 unit rumah. Serta Rp 475 juta untuk 19 unit rumah rusak sedang, dan Rp 1,29 miliar untuk 129 unit rusak ringan.

Sementara kekurangan masih mencapai Rp 789 miliar lebih atau 28.729 unit rumah terdiri dari 10.367 unit rumah rusak berat, 5.808 unit rumah rusak sedang, 12.554 unit rumah rusak ringan. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks