alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Dampak Korona, Warga Lombok Utara Minta PDAM Beri Keringanan Tagihan

TANJUNG-Warga berharap PDAM Lombok Utara memberikan keringanan tagihan pada warga. Apalagi sejumlah BUMN, seperti PLN dan lainnya sudah memberikan keringanan tagihan, terutama untuk warga miskin.

“ Harusnya PDAM, sebagai BUMD juga peka dengan situasi ekonomi masyarakat yang terpuruk seperti saat ini,” tandas Ketua DPC PKB Lombok Utara H Djohan Sjamsu, Kamis lalu (16/4).

Kata dia, wabah covid-19 sangat mempengaruhi kehidupan ekonomi warga. Hal ini dikarenakan warga harus melakukan isolasi mandiri, sehingga mereka tidak bisa bekerja sementara waktu.

Karena itu sangat wajar jika pemerintah maupun BUMN dan BUMD membantu warga. Termasuk PDAM, yang seharusnya mengeluarkan kebijakan meringankan tagihan air untuk warga terdampak covid-19.

“Perlakuannya mesti sama seperti ketika terjadi gempa 2018 lalu. Padahal saat itu gempa bukan bencana nasional,” katanya.

Pemerintah kabupaten dinilainya memiliki kendali penuh terhadap PDAM. Sebab itu, ia juga mendorong agar pemkab mendesak PDAM mengeluarkan kebijakan keringanan tarif air untuk masyarakat.

“Sama halnya seperti PLN yang sudah meringankan warga. Saya berharap pemkab dengan PDAM melakukan hal serupa pada masyarakat, khususnya pelanggan rumah tangga. Bahkan kalau bisa digratiskan,” tandas Djohan.

Menurut Djohan, sebaran pelanggan rumah tangga PDAM masih minim. Karenanya APBD dirasa mampu untuk menalangi beban tarif air.

Di samping itu, kata dia, alokasi APBD Lombok Utara 2020 sebesar Rp 1 triliun lebih berpeluang mengintervensi persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Apalagi pemerintah pusat sudah memberi kelonggaran untuk mengalihkan anggaran.

“Saya rasa daerah kita mampu dan bisa, apalagi pelanggan tidak banyak,” jelas dia

Djohan menambahkan, PDAM Lombok Utara harus belajar dari PDAM daerah lain. Sejumlah daerah menggratiskan beban pada situasi tanggap darurat.

Dikatakan masyarakat tidak lagi bebas mengakses ekonomi. Level pedagang kecil saja, sudah tidak bisa masuk ke kampung-kampung karena isolasi mandiri oleh warga.

“Hal ini merupakan indikasi bahwa warga sudah mendukung arahan pemerintah. Sebaliknya, pemerintah harus memberi imbal balik pada warga, misalnya dengan memberi beragam keringanan,” usulnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur PDAM Lombok Utara Raden Waliadin mengaku pihaknya belum dapat menggratiskan tarif air bersih. Kebijakan itu bisa saja dilakukan jika ada instruksi dari pemegang saham terbesar, yakni Bupati Lombok Utara.

“Untuk keringanan bayar, belum ada arah ke sana. Sejauh ini, pembayaran masih normal,” ujar dia, kemarin (17/4).

Ia menambahkan, sebenarnya pihaknya sudah memberikan keringanan pada pelanggan. Misalnya tidak melakukan penagihan dan sebagainya. PDAM juga memberi toleransi apabila ada warga yang kesulitan membayar tagihan untuk 2 hingga 3 bulan ke depan.

“Kita berikan toleransi, yang nunggak 3 bulan juga tidak langsung kita cabut (water) meternya,” aku dia. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks