alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

KLU Terima Rp 19,6 Miliar DBHSDA MINERBA

TANJUNG-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah menerima Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBHSDA) Mineral dan Batubara (Minerba) tahun 2021.

”DBHSDA Minerba itu royalti bagi daerah berdasarkan persentase tertentu yang ditentukan oleh pemerintahan,” ujar Kepala Bapenda KLU Evi Winarni, Rabu (19/1).

Ia menuturkan, pendapatan daerah dalam bentuk bagi hasil itu ditransfer pemerintah pusat dengan peruntukan umum pemerintahan. Kecuali DBHCHT yang pengalokasiannya disesuaikan dengan pos yang sudah ditentukan berdasarkan petunjuk pelaksanaan dan teknisnya (juklak juknis).

Mantan sekretaris BPBD KLU ini menjelaskan, pembagian DBHSDA Minerba diatur dalam bentuk persentase tertentu oleh pemerintah pusat kepada daerah. Hanya saja dalam pembagiannya, daerah penghasil persentasenya lebih besar. KLU mendapatkan DBHSDA Minerba Rp 19.660.036.703.

Baca Juga :  Bangkitkan Pariwisata KLU, Tak Harus Gelar Event Besar, Kecil Juga Boleh

”Tapi itu dalam bentuk DAK,” sambungnya.

Ia melanjutkan, bagi hasil itu dialokasikan berdasarkan kebutuhan daerah. Dana bagi hasil itu nantinya untuk pelaksanaan desentralisasi dan pelayanan umum pemerintahan.

Sementara DBH lainnya, KLU mendapatkan Rp 10.760.380.384 untuk DBHCHT, Rp 11.447.225 untuk bagi hasil kehutanan, dan Rp 1.357.619.150 untuk bagi hasil perikanan.

”Total pendapatan yang kita terima dari sejumlah DBH tahun lalu mencapai Rp 31.893.483.462,” bebernya.

Adanya DBH ini disebut Evi sangat membantu Pemerintah KLU. Terutama dalam upaya pembangunan dan menunjang operasional pemerintah.  Terlebih pada situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Berbicara soal Pendapatan Asli Daerah (PAD), mantan plt Kepala DKP3 KLU itu mengklaim berhasil menarik 100 persen dalam bentuk BPHTB. Capaiannya sebesar Rp 7.520.285.331.  Sehingga realisasi PAD seluruh sektor pada 2021 lalu mencapai 73.38 persen atau Rp 83.405.058.759 dari target Rp 121.836.163.397.

Baca Juga :  Logistik Pemilu di KLU Belum Lengkap

”Capaian ini merupakan standar normal yang digeber sejak tiga bulan semenjak saya ditempatkan di bapenda,” tandasnya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/