alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Logistik Tambahan Dikirim Akhir Februari

TANJUNG-Jelang Pilpres dan Pileg 17 April mendatang,  KPU Kabupaten Lombok Utara (KLU) masih kekurangan logistik pemilu. Kekurangan ini disebabkan adanya penambahan jumlah TPS.  Rencananya logistik tambahan akan dikirim akhir Februari mendatang.

Ketua KPU KLU Burhan Ekowanto menuturkan, sebelumnya KPU mengajukan logistik untuk kebutuhan 759 TPS. Namun saat penyusunan daftar pemilih, ternyata ada penambahan tiga TPS baru.

“Satu TPS itu tidak boleh melebihi 300 pemilih, sehingga kemudian kita menambah TPS,” sambungnya.

Dengan penambahan tiga TPS baru tersebut, konsekuensinya perlu tambahan logistik. Seperti bilik dan kotak suara baru. Kebutuhan untuk tiga TPS baru itu akan dipenuhi tahun ini. Pengiriman sisa kekurangan logistik dipastikan akhir Februari ini.

“Kasus seperti ini tidak hanya terjadi di KLU saja, tapi juga di daerah-daerah lain,” katanya.

Meski demikian, Burhan mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan kekurangan logistik tersebut. Sebab, kekurangan logistik pasti akan dipenuhi KPU Pusat. Saat ini pihaknya hanya menunggu pengiriman dari pusat.

Ia menambahkan saat ini pihaknya fokus melakukan pemeliharaan logistik dan bilik suara. Apalagi logistik yang ada diakui rentan rusak.

“Kita sudah antisipasi itu,  kami pastikan agar tidak terkena air dan juga menjaga kelembabannya,” tandasnya.

Ia menambahkan, kelembaban ruangan penyimpanan berpengaruh terhadap kualitas dari duplek yang merupakan bahan bilik suara. Sebab itu pihaknya sangat memperhatikan aspek penyimpanan. Mulai dari atap harus dipastikan tidak bocor dan alasnya harus menggunakan palet papan agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai dan dinding.

Rencananya logistik ini akan mulai dikirim tanggal 12-15 Maret. Logistik yang dikirim terlebih dahulu adalah di daerah yang jauh dari jangkauan. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks