alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Musibah di Senaru Harus Jadi Pelajaran

TANJUNG-Musibah longsor di destinasi wisata air terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Kecamatan Bayan menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah. Mitigasi bencana, terutama pemetaan titik rawan menjadi sangat penting. Tidak hanya di Senaru, namun juga di seluruh destinasi wisata di KLU.

“Kita harus lebih mengawasi lagi keamanan di lokasi wisata,” ujar Wakil Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah dalam kunjungan ke Kabupaten Lombok Utara (KLU), kemarin (19/3).

Wagub menuturkan, ke depan pengelola destinasi wisata harus menjamin keamanan di tempat-tempat wisata. Kasus longsor di air terjun di Senaru yang yang menyebabkan sejumlah wisatawan meninggal dunia harus menjadi kasus terakhir.

“Tidak hanya memikirkan keamanannya, respon cepat terhadap kecelakaan juga harus diperhatikan,” sambungnya.

Ia melanjutkan, dalam penanganan pascamusibah ini, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi patut diacungi jempol. Respon cepat untuk melakukan evakuasi, penyelamatan dan sebagainya dinilai sangat baik. Warga sekitar juga langsung terlibat memberikan pertolongan pertama.

“Ini yang harus dipertahankan, dan harus ditingkatkan lagi,” tandasnya.

Wabup mengatakan, pascagempa lalu, tim diturunkan untuk mengecek sejumlah tempat pariwisata. Mereka memeriksa titik yang aman dan rawan untuk dikunjungi.

“Yang jelas kita tidak bisa menyalahkan siapapun.  Sebab ini merupakan bencana alam yang tidak bisa diprediksi. Tapi kita bisa ambil hikmahnya supaya bisa lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati KLU H Najmul Akhyar mengatakan, kasus ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Kondisi destinasi wisata harus diperiksa, tidak hanya di Senaru saja, namun juga di lokasi lain.

“Kita semua harus memperhatikan aspek keselamatan,” tegasnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya fokus menata kembali sejumlah destinasi wisata di KLU. Dirinya sudah meminta ke BNPB dan Dinas Kehutanan untuk membuka jalur Senaru. Namun harus dipastikan terlebih dahulu keamanan jalur tersebut.

 “Untuk tim kita untuk pengecekan itu sudah ada, dan sudah turun semua,” pungkasnya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks