alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Banyak Warga Lombok Utara Mulai Abaikan Korona

TANJUNG-Kesadaran masyarakat menerapan protokol kesehatan Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara (KLU) melonggar. Hal itu terpantau dari jumlah pelanggaran yang semakin bertambah dalam razia gabungan Polres Lotara dan TNI, kemarin (19/11).

Operasi di depan masjid Teluk Dalem, Desa Medana, Kecamatan Tanjung menjaring 51 pelanggar. Dari jumlah itu, 40 mendapat sanksi teguran, 10 orang lainnya mendapat sanksi social, dan satu pelanggar membayar denda Rp 100 ribu.

”Operasi ini dilakukan untuk memastikan masyarakat agar semakin sadar akan bahaya Covid-19 dan taat menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ungkap Kabag Ops Polres Lotara Kompol I Ketut Mas Merthayasa.

Guna kembali meningkatkan kesadaran, operasi seperti ini akan terus digencarkan.

”Jika tidak, maka keadaan akan terus berlanjut dan tidak akan ada pemulihan ekonomi kedepannya dan masyarakat akan menderita karena dampak Covid-19 yang berkepanjangan,” katanya mengingatkan.

Pihaknya berjanji terus membantu Satgas Covid-19. Patroli di tempat potensi kerumunan seperti cafe kini digencarkan.

”Ini semua kami lakukan atas perintah kapolres agar rutin koordinasi dengan Satgas dalam pemulihan kondisi di Lombok Utara dari bahaya Covid-19,” kata dia.

Paur Humas Polres Lombok Utara Bripka Wiswa Karma menambahkan, pihaknya memiliki kewenangan khusus untuk memeriksa dan memberhentikan pengguna jalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain razia terhadap protokol kesehatan Covid-19, turut diperiksa kelengkapan berkendara.

”Kami ingatkan semua masyarakat KLU untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dan membawa kelengkapan lainnya saat berkendara, demi keselamatan dan kenyamanan anda ketika bepergian menggunakan kendaraan,” pungkas dia. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks