alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Hanya Tujuh Perusahaan di KLU Kantongi Izin Limbah B3

TANJUNG-Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DLHPKP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengingatkan semua perusahaan di KLU mengurus izin limbah B3. Penekanan ini disampaikan lantaran hingga kini hanya tujuh perusahaan yang sudah mengantongi izin.

”Kita sudah melakukan workshop melibatkan semua perusahaan yang wajib mengantongi izin limbah B3 itu. Difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi NTB,”ucap Kepala Bidang Persampahan Limbah B3 dan Penguatan Kapsitas DLPKP Lombok Utara, Dewa Purwa, Jumat (20/11).

Mengacu UU No 32 tentang lingkungan hidup, PP 74 tahun 2001, Permen LHHK No 01 tahun 2014, dan Permen lingkungan hidup dan kehutanan 95 tahun 2018, izin limbah B3 itu wajib. Bahkan ada pula kewajiban memiliki tempat pengelolaan limbah B3 tersebut.

Sayangnya di KLU masih banyak yang mengabaikannya. ”Di perusahaan tambak udang saja baru hanya duaperusahaan yag punya,” beber dia.

Pihaknya sudah mendata perusahaan yang harus memiliki tempat pengelolaan limbah B3. ”Semua limbah yang mengandung racun dan berbahaya bagi lingkungan diwajibkan untuk itu,” sambung dia.

”Kami yang membidangi itu siap membantu hingga aemua perushaan mengantongi izin itu,”sambungnya.

Meski sejumlah pengusaha beralasan limbah yang dihasilkan sedikit, namun itu tidak bisa jadi pembenar tak mengurus izin. ”Provinsi menekankan mulai dari skarang semua perusahaan harus mulai mengurusnya,” tandasnya. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks