alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Ratusan Surat Suara Rusak di KLU

TANJUNG-KPU Kabupaten Lombok Utara (KLU) sudah mulai melakukan rekap surat suara Pilpres dan DPR RI. Dari verifikasi yang dilakukan, ditemukan ratusan surat suara yang rusak.

“Belum bisa kita ungkap berapa jumlah surat suara yang rusak sekarang, karena rekap masih berlangsung. Yang jelas sejauh ini sudah mencapai ratusan (yang rusak),” ungkap Ketua KPU KLU Juraidin, kemarin (22/3).

KPU KLU saat ini tengah melakukan rekap sekaligus pelipatan surat suara yang sudah diterima. Untuk surat suara pilpres yang rusak, nantinya akan disampaikan ke KPU Pusat. Sedangkan surat suara DPR RI yang rusak nantinya akan disampaikan ke KPU NTB untuk diteruskan ke KPU Pusat.

Ia melanjutkan, kerusakan surat suara di antaranya seperti tinta yang buram, atau adanya nama calon anggota DPR RI. Ada pula kerusakan akibat adanya bintik tinta dan kerutan pada surat suara.

“Tapi kalau bintik tinta hanya sedikit, tidak masalah,” jelasnya.

Penggantian surat suara yang rusak tersebut sudah dikoordinasikan dengan KPU NTB. KPU NTB nantinya yang akan menyampaikan pada KPU RI. Nantinya KPU NTB akan melihat kembali kondisinya. Jika kerusakan surat suara tersebut tidak terlalu parah, bisa dikembalikan dan dilipat kembali.

“Kalau KPU NTB  bilang tidak rusak, ya kami akan lipat kembali,” katanya.

Juraidin mengatakan, pelipatan surat suara masih terus dilakukan pihaknya. Selain itu pihaknya juga sudah menerima Formulir C1 Plano. Kini KPU KLU tinggal menunggu tiga jenis surat suara yang belum datang. Kabarnya surat suara tersebut akan dikirim KPU RI mulai 23 Maret besok. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks