alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda KLU Mulai Tender 13 Paket Proyek

TANJUNG-Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) KLU mulai melelang sejumlah paket proyek. Peningkatan jalan hingga pengadaan barang berupa beras telah ditayangkan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda KLU Gunardi mengatakan, total 13 paket proyek yang sudah tayang. Dari jumlah tersebut, 10 proyek peningkatan ruas jalan.

”Paling banyak di PUPR,” ujarnya, kemarin (23/2).

Nominalnya pun tidak main-main. Nilai tertinggi mencapai Rp 7,1 miliar dengan total anggaran keseluruhan mencapai Rp 38,3 miliar. Untuk pengadaan barang berupa beras diusulkan melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) KLU senilai Rp 3 miliar lebih.

”Sudah kita tayangkan semua sampai nanti tanggal 2 Maret untuk mengetahui pemenang tender,” sambungnya.

Penayangan 13 paket proyek tersebut akan diproses sampai 9 Maret mendatang. Pada 10-14 Maret merupakan masa sanggah. Setelah itu, pihak ketiga yang menang sudah bisa melakukan kontrak dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di dinas pemilik kegiatan.

”Tidak ada persyaratan khusus seperti kantor bupati ini, normal saja. Semoga lancar dan pekerjaanya bagus,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab KLU Beri Dukungan Event Explore Wisata Desa Sambik Elen

Pihaknya tidak mematok target kapan seluruh tender ini akan berakhir. Pihaknya akan memproses ketika ada permintaan dari dinas. Rencananya akan ada dokumen lelang yang kembali masuk. Diantaranya Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Olahraga (Dikbudpora) dan Dinas Pariwisata (Dispar).

”Kalau misalkan ada masuk lagi misalnya dari Diskoperindag, sambil jalan kita proses,” katanya.

Kepala Bidang Bina Marga Bambang Dinas PUPR Gunawan mengatakan, 10 paket ruas jalan tersebut terdiri dari empat ruas jalan reguler dan DAK penugasan. Lima ruas merupakan jalan dengan status transportasi desa (transdes), dan satu jalan dari Dana Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor ( DBH PKB).

Untuk  DAK reguler pihaknya telah mengalokasikan anggaran Rp 9.473.737.600. Terdiri dari paket pemeliharaan dan peningkatan Jalan Loloan-Torean dengan target panjang 2,2 kilometer senilai Rp 4.875.385.600. Kemudian pemeliharaan dan peningkatan Jalan Luk-Senjajak target panjang 2,6 kilometer senilai Rp 4.598.362.000.

Sedangkan dari DAK Penugasan Jalan dialokasikan Rp 6.157.390.000. Itu untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan Lingkar Selatan ruas Pemenang di Karang Montong hingga Tanjung di Karang Nangka.

Baca Juga :  Djohan: Pembangunan Kantor Bupati KLU Tak Ada Persoalan

”Panjangnya empat kilometer,” sambungnya.

Selanjutnya DAK tematik konektivitas kawasan untuk pembangunan inklusif dianggarkan Rp 10.684.698.800. Yakni pembangunan ruas Jalan Pancor Getah-Kopong Sebangun Rp 7.152.300.000 sepanjang 2,6 kilometer. Kemudian ruas Jalan Karang Nangka-Telotok target panjang 1,4 kilometer Rp 3.532.270.500.

DAK Transdes sebanyak lima paket dengan ruas Jalan Sengkukun-Kerurak sepanjang 0,7 kilometer jenis Lapen Rp 1.165.850.000.  Ruas jalan Papak-Sembaro sepanjang 0.93 kilometer dengan anggaran Rp 1.548.900.000.

Ruas Jalan Batu Rakit-Kebon Patu sepanjang 2,35 kilometer Rp 3.913.915.000. Peningkatan ruas jalan Tempos Sodo-Pansor Barat sepanjang 1.85 kilometer dengan anggaran Rp 3.081.167.000. Serta pembangunan ruas jalan Malimbu-Pengempus Sari sepanjang 1,44 kilometer dengan anggaran Rp 2.287.776.600.

”Total anggaran 10 ruas jalan ini Rp 38.313.434.000,” bebernya.

Saat ini paket 10 ruas jalan tersebut telah siap untuk dilelang. Pihaknya menargetkan pengerjaan paket tersebut dimulai akhir Februari nanti.

”Kita pastikan akhir bulan ini sudah mulai tandatangan kontrak dan selanjutnya mulai dikerjakan,” pungkasnya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/