alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Bupati KLU Copot Kades Sesait, Perangkat Lama Dikembalikan

TANJUNG-Polemik Desa Sesait memasuki babak baru. Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar akhirnya mengambil langkah tegas memberhentikan sementara Kepala Desa Sesait Susianto. Sementara lima perangkat desa yang diberhentikan Susianto kembali diangkat.

”SK-nya sudah kita serahkan tadi (kemarin,Red) pukul 13.00 Wita,” ucap Kepala DP2KBPMD KLU H Kholidi Halil, Selasa (23/6).

Keputusan itu muncul sebagai konsekuensi atas tidak dilaksanakannya instruksi SK No.311/19/DP2KBPMD/2020. Yakni tentang pembatalan keputusan kepala Desa Sesait terkait pemberhentian lima perangkat Desa Sesait. Sebagaimana SK 311/19, bupati memerintahkan kembali mengangkat lima orang perangkat desa tersebut.

Bupati menerbitkan tiga SK sekaligus sebagai solusi mandeknya perjalanan pemerintahan dan anggaran di Desa Sesait. Yakni SK No. 324/20/P2KBPMD/2020 tentang pengangkatan kembali lima perangkat desa Sesait, per Senin 22 Juni.

Pada Selasa 23 Juni,  dua SK kembali dikeluarkan. Yakni SK No.325/21/DP2KBPMD/2020 tentang pemberian sanksi administratif sedang. Sanksi itu berupa pemberhentian sementara tanpa memperoleh hak-hak jabatan sebagai kepala desa. SK berikutnya yakni SK No. 326/22/DP2KBPMD/2020 tentang penunjukan sekdes sesait sebagai plt kepala desa.

Kholidi menuturkan, sebelum SK pemberhentian sementara muncul, Kades Susianto telah diberi tenggat waktu mengangkat kembali selama tujuh hari. Namun tidak dilaksanakan. Pemkab mengambil langkah merujuk kewenangan bupati yang diatur pada UU 30 tahun 2014. ”SK Plt dikeluarkan supaya pelaksanaan di Sesait bisa berjalan, BLT DD bisa cair, pemerintahan berjalan dengan efektif,” jelas dia.

Kholidi menyebut, pemberhentian sementara kepala desa berlaku selama tiga bulan. Selanjutnya jabatan yang bersangkutan akan dipulihkan kembali. ”Dengan harapan kades bisa terima kondisi yang ada yang sudah kita perbaiki,” kata dia.

Kelima perangkat desa yang diangkat kembali yakni, Kaur TU dan Umum Diah Ayu Ardiani, Kaur Keuangan Mustafa Kamal, Jabatan Kasi Pemerintahan Supianto, Jabatan Kasi Kesejahteraan Abdurrahman, dan Sekretaris Desa Sesait Dedi Supriadi.

Selanjutnya, Sekdes Dedi Supriadi akan merangkap jabatan sebagai Plt kepala desa tiga bulan kedepan. ”Saat penyerahan SK pemberhentian kemarin, pak kades tidak hadir,” tandas dia.

Terpisah, Kepala Desa Sesait, Susianto masih enggan menanggapi SK pemberhentian dirinya. Saat ini, ia mengaku sedang berada di luar Lombok Utara. ”Saya tidak hadir. Untuk pertanyaan kawan-kawan media, saya akan jawab besok (hari ini,Red). Besok saya ke Tanjung menemui kawan-kawan,” jawabnya singkat. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Investasi Triwulan II di NTB Turun, Sektor Pertambangan Tertinggi

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menyampaikan data realisasi investasi sementara periode triwulan II tahun 2020 hanya mencapai Rp 788 miliar. Jumlah ini menurun dari triwulan sebelumnya Rp 2,1 triliun.

Mencuri Buat Modal Judi, Moyes Diciduk Polisi

Baru enam bulan keluar  dari penjara MR alias Moyes kembali beraksi. ”Pelaku ini mencuri handphone di kawasan Jalan Transmigrasi, Pejanggik, Mataram,” kata Kapolsek Mataram AKP Rafles Girsang, kemarin (9/7).

Kantor Bawaslu dan Gedung Wanita NTB Digugat Warga

Sengketa lahan Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu NTB masih bergulir di persidangan. Untuk memperkuat bukti, Kejati NTB selaku jaksa pengacara negara bakal menghadirkan saksi kunci. ”Kita akan hadirkan pihak dari PT PN (Perkebunan Nusantara) X Surabaya,” kata Kasi Perdata Bidang Datun Kejati NTB Mansyur, kemarin (9/7).

Efek Positif Korona, Literasi Digital Meningkat

Selama penerapan belajar dari rumah (BDR) yang disebabkan Pandemi Covid-19, kegiatan literasi anak-anak berkurang. ”Karena aktivitas kunjungan ke perpustakaan sekarang ini, sangat dibatasi ya,” kata Kepala Kantor Bahasa NTB Ummu Kulsum, pada Lombok Post, Kamis (9/7/2020).

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks