alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Dugaan Korupsi Dana Desa Sesait, Jaksa Klarifikasi Sejumlah Saksi

MATARAM-Bidang Pidsus Kejari Mataram menyelidiki penggunaan anggaran dana desa tahun 2019 di Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Sejumlah saksi sudah dipanggil. ”Tadi pagi (22/6), ada saksi yang kita dipanggil,” kata Kajari Mataram Yusuf, Senin (22/6).

Pemanggilan itu dilakukan sebagai langkah klarifikasi atas data yang sudah dikantongi penyelidik. ”Panggilan itu hanya bersifat klarifikasi,” kata dia.

Dari surat undangan yang diterima koran ini, sejumlah saksi diklarifikasi. Di antaranya Sekdes Sesait tahun 2019 atas nama Dedi Supriyadi; mantan Kades Sesait Aerman; mantan Kasi Kesra Sesait Abdurrahman; dan bendahara Desa Sesait tahun 2019 Mustafa Kamal.

Namun, Yusuf tidak mengetahui persis jumlah saksi yang diklarifikasi. Yang pasti dia sudah menerima laporan dari bidang pidsus ada klarifikasi terkait penyelidikan dana desa itu. ”Tadi saya pergi tinggalkan kantor untuk rapat. Laporannya, ada yang diperiksa untuk klarifikasi,” jelasnya.

Dia menerangkan, pada tahap klarifikasi ini bagian dari pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). Tahapan yang  dilalui masih panjang. ”Setelah ini selesai, nanti akan diekspose. Diputuskan apakah memenuhi unsur pasal tindak pidana korupsi atau tidak,” terangnya.

Diusutnya kasus tersebut berawal dari temuan Inspektorat KLU. Dana desa yang digunakan itu tidak disertai laporan pertanggungjawaban (LPJ).

Temuan itu diperkuat saat serah terima jabatan pergantian kepala desa sebelumnya dengan kepala desa yang baru, tidak LPJ yang diserahkan. Berkas pelaksanaan pembangunan desa tahun 2019 juga tidak tercantum dalam sistem keuangan desa (Siskeudes).  Tidak diserahkannya LPJ tersebut membuat dana desa Sesait tahun 2020 tak bisa dicairkan.

Diketahui, tahun 2019  Desa Sesait mengelola dana desa Rp 2,45 miliar ditambah ADD Rp 1,43 miliar. Juga suntikan dana dari bagi hasil pajak dan retribusi daerah (BHPRD) sejumlah Rp 235,15 juta.

Dari anggaran itu desa memprogramkan mengerjakan sejumlah proyek. Seperti, pembukaan jalan baru, pembenahan Polindes, dan pengerjaan widen peresean. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks