alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Dewan KLU Sidak Pelayanan Air Bersih

TANJUNG-PT Tiara Cipta Nirwana (TCN) kabarnya sudah mulai menyalurkan air bersih di Gili Trawangan. Komisi II DPRD KLU pun turun melakukan pengecekan operasional sekaligus kualitas air yang disalurkan, Rabu (22/6).

”Kami ke sana kemarin melihat langsung proses pengoperasiannya,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPRD KLU Hakamah, Kamis (23/6).

Dikatakannya, perusahaan tersebut memberikan air bersih gratis bagi masyarakat Gili Trawangan pada awal pengoperasian. Tercatat 3.500 meter kubik disalurkan sejak 1-14 Mei lalu.

”Itu masa percobaannya dengan penyaluran air gratis pada 270 pelanggan,” sambungnya.

Politisi Gerindra itu mengatakan, kedatangan mereka sekaligus memeriksa persentase penyulingan air setiap harinya. Dari keterangan pihak TCN, penyulingan air laut menjadi air tawar itu sekitar 68 persen per jamnya. Yakni sekitar 7.000 meter kubik.

Baca Juga :  Insentif Tenaga Kesehatan, Lombok Utara Anggarkan Rp 2,9 Miliar

”Karena TCN ini kan baru, jadi kami ingin tahu cara kerja mereka menanggulangi persoalan air bersih di sana,” jelasnya.

Hasil penyulingan tersebut diakui Hakamah sangat bersih dan tidak meninggalkan rasa payau. Bahkan air yang disalurkan TCN itu layak dikonsumsi.

”Kami sempat coba minum air hasil proses penyulingan itu, Alhamdulillah rasanya pas, tidak payau dan bersih,” bebernya.

Dirinya berharap kemitraan yang dijalin PT TCN dan PDAM Amerta Dayan Gunung terus berjalan dengan baik. Namun tentunya evaluasi harus terus dilakukan.

”Kami mengapresiasi upaya TCN memproses air laut menjadi air tawar ini,” katanya.

Lebih lanjut, Hakamah berharap TCN bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Gili Trawangan. Terlebih pariwisata di pulau tersebut sudah mulai meningkat.

Baca Juga :  Jayaboard Restorasi Gedung Sekolah

”Tentu tamu ini butuh kenyamanan air bersih untuk menjamin kesehatan mereka saat digunakan,” tandasnya.

Sebelumnya Direktur Utama PT TCN I Made Gde Putrayasa mengatakan, pihaknya sudah mulai mendistribusikan air ke pelanggan. Secara fisik, pembangunan untuk kapasitas 3.000 kubik sudah rampung 100 persen.

”Itu sambil kita menunggu kesiapan pelanggan yang di PDAM,” ujarnya.

Target pendistribusian air bersih di Gili Trawangan sebanyak 1.655 pelanggan hingga akhir tahun ini. Para pelanggan sudah mulai menikmati air bersih sejak 1 Mei lalu.

Pihaknya berharap kerja sama dengan  pemerintah daerah bisa berjalan dengan baik. Kerja sama ini dinilainya menjadi nilai positif bagi investor di Gili Trawangan.

”Kami berharap juga investor agar bisa menggunakan air ini,” pungkasnya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/