alexametrics
Rabu, 30 November 2022
Rabu, 30 November 2022

One Gate System, Upaya Kontrol Wisatawan Masuk 3 Gili

TANJUNG-Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Utara (KLU) melakukan sosialisasi standar Kelaiklautan dan SDM pelayaran ke tiga gili, di Gili Gaya Galery, Rabu (23/11). Selama sosialisasi, diterangkan rencana penerapan one gate system.

Sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan M Wahyu Dharmawan, Kasubdit KPLP Kemenhub RI Moh Hermawan, Kepala UPP Kelas II Pemenang Mustajib, perwakilan Jasa Raharja hingga pelaku usaha jasa transportasi.

Wakil Bupati Lombok Utara Danny mengatakan, pemerintah daerah mulai melakukan perombakan pada one gate system. Yakni dengan melakukan kontrol terhadap pengunjung, barang, dan payment. ”Ini demi menjaga keamanan dan kenyamanan saat melakukan kunjungan ke Gili Tramena,” ujarnya.

Dikatakannya, para pengunjung atau barang yang masuk harus dipantau pemerintah daerah. Hal ini sesuai dengan Perpres Nomor 74 tahun 2021, tentang pemberdayaan angkutan laut pelayaran rakyat. ”Yang mengambil andil dalam peran menghidupkan ekonomi rakyat sesuai dengan standar keamanan yang berlaku,” sambungnya.

Baca Juga :  Pemkab KLU Beri Subsidi Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Kecil

Terkait hal ini, Pemerintah KLU berharap adanya arahan dan masukan dari Kemenhub RI maupun syahbandar. Terutama dalam memberikan standarisasi yang sesuai bagi pengunjung yang ke tiga gili. ”Melalui arahan dan masukan yang diberikan mampu memberikan standarisasi yang aman dan nyaman,” jelasnya.

Dengan penerapan one gate system, kapal cepat dari Bali akan bersandar di Pelabuhan Bangsal. Setelah dilakukan screening, barulah wisatawan dan barangnya menyeberang dengan kapal publik menuju Gili Tramena.

Dalam metode ini, kapal cepat dari Bali menuju Gili nantinya bisa melakukan konektivitas angkutan laut. Pelabuhan Bangsal menjadi pintu masuk destinasi pariwisata. Sedangkan pintu keluarnya melalui Pelabuhan Gili Tramena. ”Namun metode tersebut masih menjadi bahan uji coba dan akan melalui proses evaluasi kedepannya,” kata politisi Gerindra ini.

Baca Juga :  Pembangunan Kantor Bupati Lombok Utara, Rekanan Tak Masalahkan Modal Awal

Pihaknya berharap melalui kegiatan itu, Kemenhub dan syahbandar mampu memberikan standar yang pas. Sesuai dengan apa yang diinginkan pelaku usaha di Gili Tramena agar tidak terjadi polemik dan perbedaan pendapat.

Kadishub KLU M Wahyu Dharmawan mengatakan, uji coba one gate system akan segera dilaksanakan. Hal ini untuk mengetahui kelayakan serta standar yang berlaku sesuai dengan Perpres No 74 tahun 2021. ”Bagaimana cara kita mengevaluasi one gate system ini tentu nantinya akan terjawab melalui uji coba ini nanti,” terangnya.

Dikatakan Wahyu, kelaiklautan adalah keadaan kapal yang memenuhi persyaratan keselamatan kapal. Selain itu juga pencegahan pencemaran perairan dari kapal, pengawakan, garis muat, pemuatan, kesejahteraan awak kapal dan kesehatan penumpang, status hukum kapal, dan manajemen keselamatan. ”Termasuk pencegahan pencemaran dari kapal, dan manajemen keamanan kapal untuk berlayar,” pungkasnya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks
/