alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Perbaikan Jalan Gili Air Butuh Rp 60 Miliar

TANJUNG-Plt Kepala Desa Gili Indah Suburudin angkat bicara terkait pembangunan jalan di Dusun Gili Air. Proyek jalan sepanjang 1 kilometer itu sudah masuk dalam perencanaan daerah. Nantinya pembangunannya dilakukan secara bertahap, dikarenakan anggaran yang terbatas.

“Pembangunan jalan dilakukan sebagai bagian penataan kawasan pariwisata ini,” jelasnya usai menghadiri kegiatan Gili Megibung di Gili Trawangan, Sabtu lalu (23/3).

Suburudin mengatakan, soal desain jalan ini, sudah disiapkan Pemkab Lombok Utara. Pada saat pembuatan desainnya, pihak desa juga sudah memberikan masukan.

Ia tidak ingin jalan ini nantinya seperti pembangunan jalan di Gili Trawangan. Saat itu pihak desa baru mengetahui adanya kekurangan, seperti drainase dan daerah resapan air, setelah jalan tersebut rampung dibangun. Sehingga ketika terjadi hujan lebat, ada beberapa tempat yang tergenang.

“Untuk pembangunan jalan ini, soal drainase itu harus diperhatikan,” tegasnya.

Tidak hanya mengunggu pembangunan jalan utama tersebut, pihak desa juga akan mendukung pembangunan jalan di dalam dusun. Pengerjaannya dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang ada. Perbaikan jalan di dalam dusun di Gili Air, Gili Trawangan dan Gili Meno nantinya menggunakan Dana Desa.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR KLU M Zaldy Rahardian mengaku desai jalan sudah disusun. Dalam waktu dekat pihaknya segera menggelar proses lelang.

“Sebelumnya kami akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat,” tandasnya.

Jika menghitung kebutuhan anggaran untuk pembangunan jalan di tiga gili itu mencapai Rp 60 miliar. Anggaran ini terlalu besar untuk ditanggung daerah. Sehingga ia berharap setelah pembangunan tahap pertama, bisa dilanjutkan oleh pusat.

“Kalau anggaran daerah tidak sanggup sekaligus, makanya kita tunggu realisasi pusat,” pungkasnya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks