alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Sengketa Lahan Jalan Lingkar Utara Tuntas

TANJUNG-Pembangunan jalan lingkar utara di Kabupaten Lombok Utara (KLU)sempat mengalami kendala. Yakni pembayaran yang dititip di pengadilan, karena adanya sengketa pemilik lahan. Namun masalah tersebut tuntas setelah pengadilan memutuskan siapa pemilik lahan tersebut.

“Saat ini Dinas PUPR KLU bersurat ke pengadilan untuk memastikan hal tersebut,” jelas Kepala Dinas PUPR KLU M Zaldy Rahardian, kemarin (24/3).

Ia menuturkan, sebelumnya ada dua kasus sengketa tanah yang akan dibebaskan. Namun semua sudah diselesaikan di pengadilan.

Ia menambahkan, sertifikat yang dibebaskan untuk pembangunan jalan jumlahnya mencapai ratusan. Jumlah sertifikat ini bakal dipangkas di Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar mudah dilaporkan ke pemerintah pusat.

Baca Juga :  PDAM KLU Butuh Dukungan Pemerintah

“Dari semua sertifikat itu, rencana akan dibuat menjadi 6 atau 7 sertifikat,” jelasnya.

Zaldy mengatakan, dirinya sebenarnya ingin membuat satu sertifikat saja untuk lahan di sepanjang jalan tersebut. Namun terkendala dengan adanya sungai yang menjadi pembatas.

Zaldy menambahkan, sertifikat tersebut belum dikirimkan ke pusat. Hal ini dikarenakan masih menunggu pencairan dana ganti rugi untuk pembayaran tanah yang sedang diproses.

Beberapa waktu lalu dirinyasudah bersurat ke pengadilan terkait pencairan dana yang dititip tersebut. Sedangkan pemilik tanah itu sudah didampingi oleh Kabid Pertanahan. Setelah semua berkas selesai baru di serahkan ke BPN untuk dibuatkan sertifikatnya.

“Ini sebagai dasar bagi kita untuk menghibahkan tanah tersebut ke pusat,” katanya.

Baca Juga :  Disnaker PMPTSP KLU Bantu 514 Angkutan Laut Urus Izin

Ia melanjutkan, pihaknya sudah menyerahkan dokumen pendukung, termasuk DED, ke Balai Jalan. Kemudian study kelayakannya juga sudah diserahkan ke PUPR NTB.

Ia menegaskan, pada tahun 2020 mendatang, jalan lingkar utara akan selesai dibangun.  Sementara anggarannya diperkirakan sebesar Rp 400 miliar untuk jalan sepanjang 11 kilometer itu.

“Sekarang sudah dimulai pembangunan jembatannya,” pungkasnya. (fer/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/