Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Dewan KLU Tolak Ide Pembangunan Lima Kantor OPD

TANJUNG-DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) sepakat menolak ide pembangunan lima kantor OPD di 2023 mendatang. Dewan lebih mendorong anggaran digunakan untuk program pro rakyat lainnya. ”Hari ini kita telah rapat internal, hampir seluruh fraksi di DPRD menolak wacana pembangunan tersebut,” tegas Ketua DPRD KLU Artadi, Kamis (24/11).

Dikatakannya, wacana pembangunan lima kantor ini menelan biaya sekitar Rp 20 miliar. Jumlah yang besar ini dinilai lebih baik digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Seperti kebutuhan akses jalan petani dan nelayan.

Kebutuhan infrastruktur pascagempa hingga pemulihan ekonomi seharusnya menjadi prioritas utama. Untuk itu dibutuhkan program yang bisa bersentuhan langsung dengan seluruh elemen masyarakat. ”Kita yakin, kalau saja puluhan miliar tersebut dialokasikan terhadap kebutuhan petani dan nelayan, tidak akan ada yang teriak,” sambungnya.

Baca Juga :  Fast Boat Bali Keluhkan Penarikan Rp 20 Ribu di Pelabuhan Gili Trawangan

Pembangunan kantor DPRD, juga ditolak hampir seluruh fraksi dengan alasan yang sama. ”Kita sudah minta kepada bupati menunda dulu rencana pembangunan,” katanya.

Selain itu, politisi Gerindra ini juga menyinggung perihal Rumah Tahan Gempa (RTG) yang belum tuntas dibangun. Meski anggarannya dari pemerintah pusat, pihaknya mendorong pemda memprioritaskan penyelesaiannya. ”Masyarakat pada dasarnya tidak mau tahu anggarannya dari mana, yang penting RTG tersebut dapat diselesaikan,” bebernya.

Sebelumnya, Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu mengungkapkan rencana memprioritaskan pembangunan infrastruktur, kantor, dan sekolah. ”Di anggaran tahun depan saya tetap ingin melanjutkan apa yang sudah menjadi hajat kita dari tahun sebelumnya,” ujarnya. ”Sampai saat ini belum ada kantor laik,” sambungnya.

Baca Juga :  Bupati Terima Rombongan LAN RI

Infrastruktur pendidikan juga menjadi prioritas. Terutama sekolah-sekolah yang belum terbangun hingga saat ini. Rencananya, hal ini akan diusulkan melalui dana Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) di pusat. ”Sekolah ini harus tuntas terbangun,” katanya.

”Mudahan dalam waktu dekat ini ada prospek kedepannya,” pungkasnya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks