alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Tambak Lengkukun Mepet Jalan Nasional

TANJUNG-Pembangunan tambak di Dusun Lengkukun, Desa Kayangan kembali menimbulkan polemik. Pembangunan tambak tersebut dinilai melanggar tata ruang jalan nasional.

“Apalagi dampak ekonominya  untuk masyarakat juga hampir tidak ada,” ujar Kepala Disnaker PMPTSP KLU Agus Tisno, belum lama ini.

Agus menuturkan, dirinya tidak banyak mengetahui proses pengurusan izin yang dilakukan PT Panen Berkat Sejahtera Bersama (PBSB) yang membangun tambak tersebut. Namun melihat dokumen yang ditunjukkan saat itu, tambak Lengkukun sudah memiliki beberapa perizinan. Seperti BKPRD yang dikeluarkan pemprov.

Namun penggalian areal lahan tambak tidak sesuai dengan tata ruang jalan nasional. Lokasinya hampir tidak memiliki jarak dengan jalan nasional tersebut.

“Kurang lebih satu meter jaraknya,” sambungnya.

Ia melanjutkan, dirinya sempat berdiskusi dengan warga di dekat areal tambak tersebut. Mereka menegaskan tidak pernah didatangi pihak PT PBSB sebagai pemilik tambak.

Agus juga mempertanyakan keberadaan IPAL tambak yang dinilai janggal. IPAL ini dibuat mengarah ke permukiman warga di sebelah barat. Padahal masih ada lahan kosong di sebelah timur yang cocok dijadikan lokasi IPAL.

Sebagai kepala dinas baru di Disnaker PMPTSP KLU Agus tidak ingin disorot warga gara-gara aktivitas tambak tersebut. Ia tidak ingin keberadaan tambak itu tidak mendapat persetujuan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Wakil Bupati KLU Sarifudin yang dikonfirmasi terkait hal ini, kemarin (25/2) mengaku kecewa terhadap pembangunan tambak tersebut. Keberadaannya dinilai akan memberikan dampak besar bagi lingkungan sekitar.

Sarifudin mengatakan, mestinya sebelum melakukan pembangunan tambak, PT PBSB duduk bersama  semua pihak. Termasuk dengan dirinya yang juga merupakan pimpinan daerah, sekaligus warga yang tinggal tak jauh dari lokasi tambak tersebut.

Ia mengungkapkan, dirinya kerap didatangi warga yang mengeluhkan polusi yang ditimbulkan dari pengerjaan tambak tersebut. Jika dibiarkan, aktivitas pembangunan tambak ini dikhawatirkan berdampak pada kehidupan sehari-hari warga sekitar.

“Ketika mulai beroperasi, bisa jadi warga merasakan dampak bau dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui seperti apa proses pembangunan tambak tersebut.  Termasuk ada tidaknya izin Amdal.  Melihat banyaknya keluhan yang masuk, banyak dampak yang kemungkinan bisa ditimbulkan. Terutama terhadap kesehatan lingkungan.

“Bekas pakan saja ketika dibuang ke laut pasti berdampak ke masyarakat,” jelasnya.

Wabup juga menilai dampak ekonomi yang dihasilkan dari keberadaan tambak tersebut hampir tidak ada. Tambak ini diyakini tidak akan bisa meningkatkan daya beli masyarakat KLU.

“Pada akhirnya hanya pihak swasta saja yang diuntungkan. Tapi bukan berarti saya anti terhadap investasi yang masuk,” tandasnya.

Ia berharap, izin untuk pembangunan tambak di dekat lahan pemukiman tidak diberikan begitu saja. Menurutnya masih banyak lokasi yang lebih cocok untuk membangun tambak. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks