alexametrics
Sabtu, 24 Oktober 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020

BPBD KLU Gelar Simulasi Bencana

TANJUNG-“Bencana longsor” terjadi di Dusun Menggala Timur, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang. Ratusan warga dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Puluhan warga di antaranya mengalami luka-luka. Hal ini tergambar dalam simulasi evakuasi bencana longsor yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara (KLU), kemarin (26/4).

“Simulasi ini untuk memperingati Hari Kesiapsiagaan Nasional 2019,” ujar Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD KLU Putu Budi Ariawan.

Ia menuturkan, pihaknya sudah mempersiapkan simulasi tersebut dengan matang. Polanya dengan mengundang masyarakat dan men-setting siapa saja yang akan menjadi korbannya. BPBD KLU juga mempersiapkan jalur evakuasi, hingga titik kumpulnya.

Putu mengungkapkan, Dusun Menggala Timur memang memiliki potensi ancaman longsor yang tinggi. Sebab di bagian belakang dusun tersebuit terdapat perbukitan yang kondisinya sangat rawan. Saat ini banyak terdapat retakan di perbukitan itu akibat gempa 2018 lalu.

“Jadi disana kita pasang alat deteksi longsor,” sambungnya.

BPBD KLU memasang alat tersebut untuk mempermudah proses evakuasi. Ketika terjadi longsor, masyarakat akan cepat mengetahuinya. Sehingga mereka bisa bergegas menyelamatkan dirinya untuk memanimalisir korban.

Untuk pengadaan alat tersebut, BPBD KLU bekerja sama dengan Univesitas Gajah Mada (UGM). Sementara pembiayaannya melalui BNPB. Tahun ini, BPBD hanya bisa menganggarkan satu alat saja melalui APBD, sebesar Rp 500 juta.

“Dari anggaran itu tidak hanya alatnya saja, namun termasuk juga untuk kegiatan simulasinya,” tegasnya.

Putu mengungkapkan, secara keseluruhan ada banyak topografi KLU yang berpotensi Longsor. Ada sekitar 9 titik yang terdapat di masing-masing kecamatan. Karena itu pihaknya intens melakukan sosialisasi pada warga yang tinggal di kawasan rawan ini.

Kepala BPBD KLU Muhadi mengatakan, untuk antisipasi dini paling tidak di desa itu membentuk tim siaga bencana desa (TSBD). Dengan TSBD diharapkan desa bisa dengan cepat melakukan penanganan.

“Di KLU untuk tim TSBD ini sudah terbentuk sejak dari dulu, bahkan mungkin sebelum BPBD terbentuk, tim itu sudah ada,” jelasnya.

Pascabencana, BPBD KLU juga akan melibatkan sejumlah NGO. Saat ini sudah mengadakan MoU dengan beberapa NGO, termasuk dengan PMI. Ia berharap NGO yang lain bisa melakukan hal yang sama.

“Ini menjadi bagian upaya mengurangi risiko indeks kebencanaan di KLU,” pungkasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Produksi Meningkat, Perajin Perak Terima Bantuan Hibah Mesin Giling

Ketua Tim  Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Adi Sayoga secara simbolis telah menyerahkan bantuan mesin giling perak kepada JEN' s

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks