alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Pasien PDP Korona Meninggal, Direktur RSUD Lombok Utara Diminta Mundur

TANJUNG-Insiden meninggalnya PDP Covid-19 akibat keteledoran rumah sakit saat dalam isolasi mendapat tanggapan dewan. Ketua Komisi III DPRD KLU Artadi kecewa dengan pelayanan yang dilakukan petugas di RSUD Lombok Utara. Selain insiden tersebut,  ada banyak laporan dan keluhan dari masyarakat juga diterimanya.

”Bupati harus segera mengganti Direktur RSUD  serta melakukan evaluasi terhadap  jajaran ke bawah,” tegas Artadi, kemarin (26/7).

Kata dia, keluhan masyarakat saat ini justru lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Terutama berkaitan dengan pelayanan. ”Termasuk juga dengan  kesejahteraan para tenaga medis,” sorot politisi Gerindra itu.

Seharusnya setiap kesalahan tidak dianggap sebagai keteledoran belaka. Melainkan dijadikan pembelajaran agar tidak terjadi berkelanjutan. ”Tapi malah ini justru tambah parah,” sorotnya.

Baca Juga :  ASN KLU Pensiun, Tiga Jabatan Strategis Masih Kosong

Ia melanjutkan, menilik dari segi fasilitas dan anggaran, sudah sangat memadai. Sebab setiap RSUD mengajukan permintaan anggaran, Komisi III tidak pernah menolak. Karena itu, seharusnya pelayanan yang diberikan juga sebanding. ”Tapi justru yang terjadi sebaliknya, pelayanannya sangat buruk,” cetus dia.

Pihaknya berencana turun melihat langsung kondisi rumah sakit, Senin (29/6) mendatang. Ditambahkan, dia turut menyayangkan statement direktur mengakui adanya keteledoran. Itu dinilainya sebagai suatu hal yang konyol.

”Kita komisi III sudah terlalu sering ketemu RSUD. Kita berpesan memberikan pelayanan kepada masyarakat yg baik. Tapi yang terjadi malah sebaliknya,” tegas dia.

Pihaknya turut mempertanyaankan tugas dewan pengawas di RSUD. ”Apa yang sudah dilakukan,” tanya dia.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Lombok Utara Minus Tujuh Persen

Sebelumnya Direktur RSUD Lombok Utara H Syamsul Hidayat mengakui adanya keteledoran petugas medis saat pelayanan pada PDP Covid-19 yang meninggal dunia. Terhadap hal tersebut, ia bersama management RSUD Lombok Utara memohon maaf akan hal itu. ”Kami mohon maaf,” kata dia. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/