alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Tingginya Silpa Disumbang Belanja Tidak Langsung

TANJUNG-Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyatakan ada tiga OPD dengan serapan anggaran 2018 paling rendah. Yakni Dikpora, Bakesbangpol dan Sekretariat DPRD KLU. Serapan anggaran ketiganya di bawah 80 persen.

Menanggapi hal ini,  Kasubag Tata Usaha Bakesbangpol KLU Zaenuddin mengatakan, rendahnya serapan disumbang oleh realisasi belanja tidak langsung.  Yakni pada realisasi pembayaran gaji para pegawai Bakesbangpol.

“Jadi saya mau klarifikasi soal 79,70 persen, itu memang masuk semua dalam belanja langsung dan belanja tidak langsung,” ungkapnya, kemarin (27/2). Penyumbang Silpa ini berasal dari sisa anggaran pembayaran gaji pegawai yang tidak terbayarkan.

Ia menuturkan, total anggaran 2018 Bakesbangpol KLU sebesar Rp 3.582.282.200.000. Pagu untuk belanja langsung sebesar 2.157.862.200 dan  realisasinya sebesar Rp 2,052,257,805, atau sebesar 95,11 persen. Sedangkan untuk belanja tidak langsung total pagunya sebesar Rp 1,370.420.000. Namun realisasinya hanya sebesar Rp 759.659.583, atau sebesar 55,43 persen.

“Belanja tidak langsung inilah yang besar sumbangan silpanya,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, realisasi yang tidak begitu besar di belanja tidak langsung ini dikarenakan kendala jumlah pegawai di Bakesbangpol. Saat ini jumlah ASN Bakesbangpol hanya delapan orang.

Pascagempa lalu, sejumlah ASN Bakesbangpol juga dimutasi dan menyisakan banyak jabatan lowong. Termasuk beberapa kepala seksi. Sementara pihaknya sudah menganggarkan untuk penggajian mereka.

“Tetapi kan tidak bisa dibayarkan, karena orangnya tidak ada. Inilah yang membuat belanja tidak langsung hanya terealisasi 55,43 persen,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, tahun 2017 lalu penganggaran untuk penggajian mengalami kekurangan. Sehingga bagian Kesra di Bakesbangpol tidak bisa membayarkan gaji sejumlah pegawai, khususnya pegawai honorer. Sebab itu di tahun berikutnya jumlah penganggaran ditambah agar tidak terjadi lagi kekurangan.

Silpa yang dihasilkan tahun 2018 ini diakui Zaenuddin hanya berasal dari gaji pegawai saja. Hal ini yang ia ingin coba luruskan mengapa Silpa Bakesbangpol sebesar 79,70 persen. Sementara dalam belanja langsung anggaran yang tidak dieksekusi  yakni anggaran keluar daerah.

“Karena KLU ini membutuhkan banyak anggaran, makanya tidak dieksekusi saat itu. Silpa yang banyak itu ada di belanja tidak langsung sebenarnya,” pungkasnya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks