alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Desa Sokong Bangun Rumah Produksi VCO

TANJUNG-Desa Sokong membangun rumah produksi VCO dan gudang minyak goreng. Ini merupakan tindak lanjut bantuan program pilot inkubasi inovasi desa – pengembangan ekonomi lokal (PIID-PEL) Kemendes, PDT dan Transmigrasi tahun 2019 pada Tim Pengelola Kegiatan Kemitraan (TPKK).  Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) H Najmul Akhyar kemarin (26/8).

Bupati menuturkan, ada dua hal penting yang saat ini harus diupayakan. Yakni adanya inovasi dan teknologi berupa temuan baru yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga harus dilakukan pengembangan teknologi.

“Saat ini daerah lain sudah melakukan terobosan dengan memanfaatkan teknologi sehingga segala sesuatu menjadi lebih efisien, ini yang harus ditiru,” tuturnya.

Ia mengatakan, suatu inovasi itu tak harus mahal, tetapi bisa menjangkau banyak orang. Semangat menciptakan inovasi ini yang harus terus dikembangkan. Sebab hal ini bisa memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Saya berpesan pada pengelola rumah produksi ini agar terus berinovasi,” imbuh bupati.

Sementara itu, Kepala DP2KBPMD H Holidi mengutarakan, peletakan batu pertama  pembangunan Rumah Produksi dan Gudang VCO merupakan program yang digagas dari Kementerian Desa PDT yang diinisiasi sejak tahun 2018. Program itu untuk membangun kemitraan pengelolaan antarkelompok yang ada di desa. Sehingga bisa menghasilkan produk unggulan di masing-masing desa.

“Desa Sokong termasuk yang mengembangkan produk fokus pada kelapa. Usulan program selanjutnya, adalah pembangunan rumah olahan produksi pengembangan produk kakao, dan kopi,” tandasnya.

KLU merupakan salah satu dari 15 kabupaten/kota yang memperoleh dukungan program dari Kemendes, PDT dan Transmigrasi dalam rangka pengembangan produk unggulan daerah. Selain itu pula, pihak TPKK dan desa mengelola produk unggulan mendapat pendampingan dari pemerintah dalam hal ini Kemendes PDT dan Transmigrasi RI.

Ia berharap TPKK Desa Sokong, bisa membangun kemitraan yang sebaik-baiknya dengan seluruh mitra kerja untuk pengembangan kelapa. Kemitraan bukan hanya dengan DP2KBPMD, namun juga kemitraan dengan OPD terkait lainnya.

Terpisah,  Ketua TPKK Desa Sokong Lingga Pelandika mengatakan, peletakan batu pertama rumah produksi VCO dan minyak kelapa ini merupakan sebuah pilot program inkubasi pengembangan ekonomi desa. Program ini difasilitasi Dinas DP2KBPMD KLU dan mulai dikerjakan sejak Oktober 2018.

“Dinas DP2KBPMD melalui Pokja PIID-PEL merekomendasikan produk VCO dan minyak kelapa agar dapat dikembangkan menuju pemasaran produk yang berskala nasional,” tutupnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Desa Rhee Loka Sumbawa, Desa dengan Ketahanan Pangan yang Top

DESA Rhee Loka, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa, merupakan salah satu desa yang ikut dalam lomba Kampung Sehat. Dianugerahi alam yang subur serta air yang mengalir tiada henti, desa ini pun menjadi desa dengan ketahanan pangan yang luar biasa.

Desa Jurang Jaler, Juaranya Lingkungan Bersih dan Asri

Desa Jurang Jaler, meraih juara satu Lomba Kampung Sehat di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Desa ini memang kaya inovasi. Terutama bagaimana menggerakkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks