alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Kedatangan Jamaah Haji Disambut Haru

TANJUNG- Suasana haru dan isak tangis dari keluarga para jamaah haji tumpah saat kedatangan ratusan jamaah haji asal Kabupaten Lombok Utara (KLU). Sebanyak 126 dari 132 jamaah haji asal KLU yang tergabung dalam Kloter 9 tiba di Masjid Tanjung pukul 10.51 Wita, kemarin (28/8). Salah seorang dari jamaah haji tersebut harus dilarikan ke rumah sakit Kota Mataram untuk mendapatkan penanganan medis.

“Alhamdulillah pemulangan berjalan lancar. Cuma ada satu jamaah kita yang sakit, yakni mertua pak bupati. Saat ini sedang dirawat di rumah sakit,” ujar Kabag Kesra Setda KLU Samsuddin, kemarin (28/8).

Ia menuturkan, jumlah keseluruhan jamaah haji asal KLU sebanyak 132 orang. Termasuk Wakil Bupati H Sarifudin dan Istri Bupati Hj Rohani Najmul Akhyar. Sebanyak 126 jamaah berangkat melalui Kloter 9. Sedangkan 6 orang lainnya tergabung di Kloter 11.

“Insya Allah minggu depan (jamaah Kloter 11) kita jemput,” akunya.

Asisten III Setda KLU Melta berharap, para jamaah bisa menjadi teladan. Memberikan banyak contoh baik dalam membangun KLU ini pada masyarakat sekitarnya.

“Selamat dan insya Allah menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati KLU H Sarifudin mengungkapkan, selama di Tanah Suci jamaah haji asal KLU memberi contoh baik. Tidak ada jamaahnya yang mengalami masalah.

“Kalaupun ada yang sakit itu adalah hal yang biasa. Sudah diselesaikan oleh tim kesehatan,” jelasnya.

Menurutnya, pendampingan medis selama di Tanah Suci sangat luar biasa. Mereka tidak henti-hentinya membantu masyarakat yang sakit. Bahkan mereka sampai menjalankan yang bukan tugasnya.

“Ada jamaah yang hilang mereka ikut cari. Intinya tenaga medis kita luar biasa,” pujinya.

Kedepan ia berharap ada perhatian lebih bagi jamaah lansia. Sebab ibadah haji adalah ibadah fisik. Karenanya bakal sangat berat bagi kaum lansia. Ia mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan kesempatan kepada keluarga lansia untuk mendampingi keluarganya saat haji. Di Tanah Suci, penanganan terhadap lansia tidak bisa hanya sekedar mengandalkan jamaah lain.

Dirinya juga berharap tahun berikutnya ada tambahan kuota haji bagi KLU. Jika di tahun ini sebanyak 132 orang, ia berharap bisa bertambah menjadi 150 orang bahkan lebih.

“Dan juga selain itu kita minta ada tambahan pendamping, supaya pelayanan lebih maksimal,” pungkasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks