alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Tata Destinasi Wisata KLU

TANJUNG-Pariwisata Bangkit merupakan salah satu program 100 hari bupati dan wakil bupati Lombok Utara. Sektor ini merupakan sektor yang paling terdampak pandemi.

”Ada beberapa hal yang akan kita lakukan. Salah satunya penataan destinasi yang jadi prioritas kita,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) KLU Vidi Eka Kusuma, (29/3).

Anggaran fisik penataan destinasi Disbudpar KLU tercatat mendapatkan suntikan Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat, Rp 5 miliar tahun ini. Peruntukannya menyasar dua destinasi, yaitu Bangsal dan Pantai Beraringan. Di Bangsal akan dibangunkan dive center yang diharapkan menjadi pusat edukasi bagi para penyelam.

”Kalau di Beraringan ini fasilitas umum,” kata dia.

Bantuan dari pusat ini menjadi harapan besar daerah, khususnya KLU.  Pandemi Covid-19 ditambah refocusing anggaran, praktis membuat keuangan jadi tidak karuan. Vidi berharap, pusat akan intens memperhatikan sebagaimana tahun sebelumnya. Salah satunya dengan gelontoran hibah pariwisata.

Baca Juga :  Wisatawan Gili Tramena Mulai Menggeliat

”Kita terus jalin komunikasi dengan pusat,” jelas dia.

Selain penataan melalui DAK dari pusat, ada tiga tahapan yang akan dilakukan untuk merealisasikan program Pariwisata Bangkit tersebut. Diantaranya membentuk forum komunikasi, penataan destinasi prioritas, dan melakukan promosi pariwisata berbasis digital.

”Sebelum puasa ini kita sudah akan bentuk forum komunikasinya. Bagaimana berkoordinasi dengan semua yang terlibat di dalam dunia pariwisata KLU ini,” jelas mantan kepala Disnaker PMPTSP KLU itu.

Mengenai penataan destinasi, lokasi yang paling dekat dan cukup ramai pengunjungnya yakni Pantai Impos. Dalam program 100 hari kerja tersebut Pantai Impos tidak akan dipermak total. Melainkan ditambah beberapa sentuhan pembangunan. Khususnya menyangkut akses jalan menuju ke destinasi wisata di jantung ibu kota tersebut.

Baca Juga :  BPBD Salurkan Air Bersih ke Mumbulsari

Terkait video promosi, dalam proses penggarapan. Setelah rampung, video tersebut nantinya akan digaungkan sebagai campaign pariwisata KLU bangkit.

”Namun yang lebih penting kita harus siapkan SDM pelaku pariwisata kita dan industri juga,” imbuh dia.

Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan  mengakui pariwisata menjadi salah satu sektor yang difokuskan. Ia mendorong Disbudpar KLU menyasar anggaran di pusat.

”Pusat pasti akan memberikan anggaran ke kita,” tegas dia.

Refocusing anggaran saat ini tentu membuat beberapa program terpaksa ditunda. Sebab itu ia menyarankan seluruh OPD bisa berinovasi, termasuk memanfaatkan bantuan pusat.

”Karena saya yakin kepala OPD yang ada sekarang ini adalah orang yang terpilih, dan saya yakin bisa membawa KLU lebih baik lagi,” pungkas dia. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/