Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Jelang One Gate System Penyebrangan Gili 2023, KLU Berbenah

TANJUNG-One Gate System akan kembali diterapkan 1 Januari 2023 mendatang. Kini Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) kini tengah mempersiapkan kelaikan transportasi lokal di Pelabuhan Bangsal.

Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter FR mengatakan, pemerintah tengah mempersiapkan semua hal yang dibutuhkan. Hal ini sesuai dengan surat rekomendasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. ”Di dalam surat itu, pada poin ketiga pemerintah daerah diminta mempersiapkan keselamatan dan kenyamanan  sistem transportasi lokal,” ujarnya, Selasa(29/11).

Kini pemerintah daerah memiliki waktu satu bulan lagi untuk melakukan pembenahan. Untuk hal ini, Pemerintah KLU meminta pendampingan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Terutama mengenai seperti apa kelaikan transportasi lokal melayani wisatawan. ”One Gate System itu tetap harapan kami,” sambungnya.

Untuk saat ini, kapal cepat dari Bali menuju Gili Tramena masih bisa melakukan bongkar muat di tiga pulau tersebut. Setelah One Gate System diterapkan, maka seluruh kapal cepat Bali yang datang harus bongkar muatan di Pelabuhan Bangsal. Dari Bangsal, perjalanan dilanjutkan dengan kepal lokal. Begitu juga sebaliknya, dari Tramena ke Bali, harus singgal di Bangsal dulu.

Baca Juga :  Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

Pemberian izin bongkar muatan di Gili Tramena berdasarkan surat  keputusan Kadishub KLU bernomor : 550216/XI.03/Dishub/2022 tanggal 17 November lalu. Hal ini berlaku sementara sampai adanya regulasi maupun SOP dari pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat melakukan One Gate System. ”Regulasi ini masih kita godok dengan kementerian juga untuk mempersiapkan dan menimbang plus minusnya seperti apa,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) KLU Anding Duwi Cahyadi membenarkan One Gate System dijalankan mulai 1 Januari 2023. Hal ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beberapa waktu lalu.

Seluruh kapal cepat Bali harus berlabuh di Pelabuhan Bangsal. Setelah dilakukan screening terhadap wisatawan dan barangnya, mereka akan ke Tiga Gili menggunakan transportasi lokal. ”Sekarang ini semua akan kita perbaiki. Kami tidak bisa keluar dari hasil keputusan rapat Forkopimda itu, ini dishub sedang berproses melengkapi,” jelasnya.

Baca Juga :  Tangani Covid-19, Pemkab Lombok Utara akan Geser Anggaran Rp 40 Miliar

Anding menegaskan tidak ingin kontra dengan pemerintah pusat. Pihaknya memilih untuk proses yang sedang berjalan saat ini. Apalagi regulasi untuk One Gate System kini sedang dalam proses. ”Mekanisme One Gate System ini tidak ujug-ujug keluar, sudah ada koordinasi dengan kementerian dan lain sebagainya,” jelasnya.

Kebijakan one gate system ini juga merupakan upaya pemerintah daerah meningkatkan ekonomi di kawasan Pelabuhan Bangsal. Sehingga masyarakat sekitar kawasan tersebut tidak hanya menjadi penonton. ”Supaya semua pihak juga bisa hidup. Kita mau ke bandara saja butuh proses harus ke kiri kanan, yang jelas kita siapkan dulu semuanya,” pungkasnya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks