alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Bawaslu KLU: Tiga Parpol Lalai Administrasi

TANJUNG-Bawaslu KLU menemukan kelalaian administrasi tiga partai politik (parpol) dalam proses pendaftaran dan verifikasi di pemilu sebelumnya. Hal ini diketahui dari hasil evaluasi pemilu di Kantor Bawaslu NTB, pekan lalu.

”Menjelang memasuki tahapan pemilu, kami sudah mengidentifikasi beberapa persoalan yang menjadi isu kerawanan,” ujar Ketua Bawaslu KLU Adi Purmanto, Rabu (30/3).

Diantara kelalaian seperti keanggotaan parpol ganda. Kemudian domisili kantor parpol yang saat diverifikasi ada dan setelahnya hilang. Ada juga keterpenuhan kuota keterwakilan di pengurusan partai. Seperti di kepengurusan partai hanya ada tiga orang saja, yaitu ketua, sekretaris dan bendahara.

Kemudian terkait keabsahan identitas anggota parpol. Dalam proses verifikasi faktualnya dijumpai ada yang tidak mengetahui dirinya menjadi anggota partai.

Baca Juga :  Kunjungan Wisatawan Naik 12 Persen

”Jadi tiba tiba mereka sudah memiliki kartu anggota parpol,” sorotnya.

Terlebih lagi soal transparansi serta akses pengawasan terhadap  Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Bawaslu KLU juga tidak bisa mengaksesnya.

”Pendaftaran dan verifikasi parpol ini jangan dianggap  sebatas pemenuhan prosedur administrasi saja, sehingga mengabaikan keterpenuhan hal lainnya,” tegasnya.

Baik parpol maupun calon peserta pemilu diminta serius dalam tahapan ini. Mulai dari kantor, kepengurusan, hingga keanggotaannya harus bisa dibuktikan pada saat dilakukan verifikasi faktual.

”KPU juga dalam melakukan tugasnya nanti harus sesuai dengan aturan yang ada,” kata Adi.

Menanggapi soal ini, Sekretaris DPC Gerindra KLU Artadi mengatakan, semua parpol sat ini sedang berancang-ancang untuk Pemilu 2024. Salah satunya persiapan perlengkapan administrasi menjelang verifikasi faktual oleh KPUD.

Baca Juga :  Efek PMK, Stok Daging di Pasar Pemenang Menipis

”Apabila ada parpol tidak melengkapi semua syarat, ini menjadi ranah KPUD apakah meloloskan atau tidak,” tuturnya.

”Kalau ada yang tidak tidak siapkan semua syarat, maka konsekuensinya partai itu tidak diloloskan,” pungkas ketua Komisi III DPRD KLU itu. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/