Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Anggota DPRD KLU Desak Pemerintah Pusat dan Provinsi Prioritaskan Perbaikan Pelabuhan Carik

Nurul Hidayati • Minggu, 8 Juni 2025 | 20:09 WIB
FASILITAS RUSAK: Para pengunjung di Pantai Labuhan Carik pada liburan tahun baru lalu.
FASILITAS RUSAK: Para pengunjung di Pantai Labuhan Carik pada liburan tahun baru lalu.

LombokPost – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) dari Fraksi Golkar, Raden Nyakradi, menyuarakan desakan keras kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Khususnya untuk segera menganggarkan kembali pembangunan dan perbaikan Dermaga Labuhan Carik.

Menurutnya, pelabuhan ini memiliki peran vital sebagai penghubung utama bagi wilayah Lombok Utara dan kawasan timur Indonesia.

 Baca Juga: Imbas Efisiensi Anggaran, Penataan Pelabuhan Carik Lombok Utara Ditunda

Nyakradi menegaskan Pelabuhan Carik sangat dibutuhkan untuk penghubung tol laut Indonesia Timur.

"Pelabuhan Carik ini sangat dibutuhkan bagi wilayah Utara umumnya, yang sering digunakan oleh kapal-kapal dari Surabaya, Lembar, Makassar, umumnya penghubung kawasan timur Indonesia," jelasnya.

Ia mengungkapkan keprihatinannya lantaran kondisi dermaga saat ini yang terbengkalai, dengan dermaga sandarnya patah dan tenggelam.

 Baca Juga: Pengelolaan Diserahkan ke Pemprov NTB, Pelabuhan Carik Disiapkan Jadi Gerbang Ekspor

Padahal, rencana pembangunan atau perbaikan dermaga ini seharusnya sudah dilaksanakan pada tahun 2024 dengan anggaran provinsi, namun batal.

Kemudian, pada tahun 2025, anggaran sekitar Rp 25 miliar kembali dialokasikan, namun lagi-lagi terkena efisiensi dan tidak jadi direalisasikan.

Menurut Raden Nyakradi, pembangunan kembali Dermaga Labuhan Carik akan membawa banyak manfaat signifikan bagi masyarakat dan perekonomian.

 Baca Juga: Melihat Kondisi Pelabuhan Carik Lombok Utara Yang  Ramai saat Tahun Baru, Banyak Fasilitas Rusak

Pelabuhan Carik Bisa menjadi penghubung utama kawasan Utara Pulau Lombok dengan kawasan timur dan barat Indonesia, memperlancar arus barang dan penumpang.

Mengaktifkan Kembali Industri, dengan beroperasinya pelabuhan, pabrik pengolah aspal yang saat ini tutup usaha, bisa beroperasi kembali.

Penutupan pabrik ini berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawannya.

Menunjang Ketahanan Pangan: Memungkinkan Bulog menyimpan hasil pertanian di gudang-gudang Lombok Utara, tanpa perlu membawanya jauh ke Mataram atau Lembar, sehingga memperpendek rantai distribusi dan menjaga kualitas pangan.

Mempercepat Ekonomi, secara keseluruhan, akan mempercepat konektivitas dan perputaran perekonomian masyarakat di Lombok Utara dan sekitarnya.

"Saya berharap agar pemerintah pusat atau saat ini kewenangan pemerintah provinsi, agar tetap untuk menganggarkan kembali pembangunan dan perbaikan Darmaga Labuhan Carik ini, bila perlu tahun ini," tegas Nyakradi, menekankan urgensi perbaikan dermaga tersebut.

Anggota DPRD KLU Desak Pemerintah Pusat dan Provinsi Prioritaskan Perbaikan Pelabuhan Carik
Anggota DPRD KLU Desak Pemerintah Pusat dan Provinsi Prioritaskan Perbaikan Pelabuhan Carik

Ia berharap pemerintah dapat melihat dampak ekonomi dan sosial yang besar dari revitalisasi pelabuhan ini.

Editor : Kimda Farida
#Dermaga #penghubung #Pembangunan #DPRD #KLU #Carik #pelabuhan