Reses DPRD merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiga kali dalam setahun.
Reses sebagai bagian dari fungsi representasi anggota dewan untuk memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan warga.
Hakamah mengatakan reses menjadi sarana bagi para wakil rakyat untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan secara langsung masukan masyarakat.
”Kesempatan bagi kami untuk turun, mendengar keluhan, masukan, dan harapan warga agar dapat kami perjuangkan dalam program pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, aspirasi masyarakat yang dihimpun selama kegiatan reses akan menjadi bahan pokok dalam pembahasan rencana kerja pemerintah daerah ke depan.
Khususnya dalam penyusunan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat di Kecamatan Gangga.
Dalam kesempatan tersebut, Hakamah menyampaikan bahwa reses tidak hanya menjadi ajang menampung aspirasi.
Tetapi juga momentum untuk mengevaluasi dan menyampaikan program-program pemerintah daerah kepada masyarakat.
”Kita sampaikan kepada masyarakat supaya mereka memahami apa saja program pemerintah, dan ketika kita turun, mereka bisa memberikan masukan, saran, maupun kritik,” ujar Politisi Partai Gerindra itu.
Warga meminta agar beberapa ruas jalan segera diperhatikan.
Baca Juga: DPRD Lombok Utara Duga Ada Kesalahan Diagnosa dalam Kasus Kematian Bayi Winda Astuti
Seperti jalan Lingkar–Monggal, Paok-Rempek, Rempek–Genggelang, Pancor Getah–Sambik Bangkol, dan lain sebagainya.
Selain infrastruktur, kelompok tani juga turut menyampaikan harapan agar subsidi pupuk dapat diperluas dan disalurkan secara merata.
Hakamah mengaku, di Dapil II terdapat sejumlah kelompok tani (Poktan).
Seperti Poktan Kakao, Lereng Murmas, Kakao Bunga Mekar, Kembang Biru, dan Gontor Daya.
Dari sektor pendidikan, masyarakat mengusulkan agar guru swasta mendapatkan perhatian lebih melalui pemberian tunjangan dari pemda.
Sementara itu, di bidang olahraga, warga berharap adanya pembinaan dan dukungan bagi klub sepak bola lokal agar terus berkembang dan berprestasi.
Hakamah berharap, seluruh aspirasi masyarakat dapat ditampung. Dia berjanji akan memperjuangkannya agar bisa direalisasikan pada tahun mendatang.
”Semoga apa yang diinginkan masyarakat bisa segera diwujudkan demi kemajuan Lombok Utara,” pungkasnya.
Ketua Kelompok Ternak Kerta Bangkit Al-Jabir, meminta dapat bantuan ternak kambing.
Dia juga mengusulkan adanya posyandu ternak sapi.
Menurutnya, keberadaan posyandu ternak penting untuk menjaga kesehatan hewan, terutama saat musim hujan.
Editor : Kimda Farida