Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gili Gede Begawe Jadi Magnet Utama Pariwisata Sekotong

Hamdani Wathoni • Senin, 22 Desember 2025 | 13:12 WIB
SEMARAK: Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat bersama Wakil Ketua DPRD Lobar yang juga pelaku wisata Sekotong Abubakar Abdullah saat membuka acara Presean dalam acara Gili Gede Begawe, Sabtu (20/12).
SEMARAK: Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat bersama Wakil Ketua DPRD Lobar yang juga pelaku wisata Sekotong Abubakar Abdullah saat membuka acara Presean dalam acara Gili Gede Begawe, Sabtu (20/12).

LombokPost - Pariwisata Sekotong kini punya magnet baru setelah Festival budaya bahari bertajuk Gili Gede Begawe sukses digelar, Sabtu (20/12). Diwarnai dengan acara lomba perahu layar, aksi kesenian di tengah laut dan ditutup atraksi budaya di kawasan Thamarin d’ Resort Gili Gede, acara ini sukses menyedot animo ribuan warga.

“Melalui kegiatan festival budaya Gili Gede Begawe ini, kami ingin memperkuat citra Gili Gede sebagai desa wisata berbasis kelautan dan budaya,” ucap Kepala Desa Gili Gede Awaludin kepada wartawan.

Dengan demikian, dia berharapkan wisata Gili Gede semakin dikenal. Baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Dia berharap Gili Gede dikenal tidak hanya lewat keindahan alamnya tetapi juga budaya masyarakat yang ada di dalamnya. Muaranya nanti adalah hadirnya investasi yang kemudian membuka lapangan kerja yang mensejahterakan masyarakat.

Festival Gili Gede Begawe menampilkan beragam atraksi yang melibatkan warga setempat. Mulai dari lomba perahu layar dan parade laut yang diikuti para melayan setempat. Para nelayan menghias perahu mereka dengan aneka warna-warni dan tulisan unik memadati kawasan perairan Gili Gede.

Kemudian ada pertunjukan seni tradisional gendang beleq, gandrung, hingga peresean yang begitu semarak diikuti warga.

“Lomba perahu layar menjadi agenda rutin tahunan yang selalu dilaksanakan sebagai simbol kedekatan masyarakat dengan laut. Ini juga bentuk syukur kami,” ucapnya.

Kades berharap ke depan dukungan pemerintah daerah semakin kuat, terutama dalam menjadikan Gili Gede sebagai desa pariwisata prioritas di Lombok Barat. “Semoga acara Gili Gede Begawe bisa masuk Calender of Event Lombok Barat,” harapnya.

Abubakar Abdullah selaku pelaku wisata di Sekotong khususnya Gili Gede menyebut festival ini sebagai bagian dari kreativitas warga. Festival Gili Gede menjadi kegiatan budaya yang telah tumbuh sejak beberapa tahun terakhir, berawal dari pentas seni di tengah laut hingga kini berkembang menjadi festival budaya tahunan yang sudah memasuki tahun keempat.

“Awalnya festival air, lalu pentas seni di tengah laut yang pertama kali dilakukan warga,” ujar Abubakar.

Atraksi seni dan budaya berbasis kearifan lokal menurut Abubakar menjadi jawaban atas pertanyaan mengapa wisatawan ingin datang ke sebuah destinasi. Tidak hanya sekadar menikmati alam, wisatawan juga membutuhkan pengalaman budaya yang otentik.

Dengan demikian, wisatawan bukan hanya datang, tetapi juga bisa tinggal lebih lama di destinasi wisata Sekotong.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat Agus Gunawan memaparkan jika event Gili Gede Begawe menjadi event yang pariwisata menjelang akhir tahun. Dia mengapresiasi kegiatan ini secara konsisten digelar beberapa tahun terakhir. “Ke depan promosinya harus lebih digaungkan. Bila perlu kita koneksikan dengan tamu kapal pesiar yang datang (diarahkan menghadiri acara festival),” ucap Agus, sapaannya.

Agus juga menyebut Gili Gede Begawe tahun depan bakal masuk menjadi Calendar of Event Lombok Barat bertajuk Festival Sekotong. Slaah satu rangkaiannya adalah Gili Gede Begawe. Dimana acara ini akan diikuti oleh kabupaten kota lain di NTB. “Agar tidak hanya dinikmati masyarakat sekitar tetapi pak bupati ingin gaungnya lebih besar minimal skala NTB, nasional bahkan internasional,” tandasnya.

Editor : Kimda Farida
#Lombok Barat #NTB #Sekotong #Gili Gede #Lombok #Pariwisata