Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Proyeksikan Rumah Adat sebagai Daya Tarik Wisata Gumantar

Habibul Adnan • Rabu, 28 Januari 2026 | 18:40 WIB
Japarti
Japarti

LombokPost - Pemerintah Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, memproyeksikan rumah adat sebagai salah satu daya tarik dalam pengembangan desa wisata.

Langkah ini dilakukan dengan memaksimalkan potensi budaya yang masih terjaga.

Dengan pengembangan rumah adat, sekaligus mengintegrasikan dengan wisata alam dan ekonomi kreatif masyarakat.

Kepala Desa Gumantar Japarti mengatakan, bahwa hingga kini rumah adat masih dapat ditemui di beberapa dusun di desanya.

Di antaranya di Dusun Gumantar, Dusun Desa Tereng, dan di dusun lainnya.

Keberadaan rumah adat tersebut kerap menarik kunjungan wisatawan.

Sayangnya, sejauh ini dia menilai belum memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat setempat.

“Selama ini wisatawan sudah datang, tapi masih sebatas melihat rumah adat. Ke depan, kami ingin rumah adat ini benar-benar menjadi pintu masuk pergerakan ekonomi masyarakat,” ujar Japarti.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Desa Gumantar berencana menjalin kerja sama dengan Pemda KLU melalui Dinas Pariwisata.

Yaitu melengkapi kawasan rumah adat dengan fasilitas pendukung.

Beberapa fasilitas yang direncanakan antara lain berugaq sebagai ruang interaksi wisatawan, serta lapak UMKM untuk menjual produk khas desa.

"Kita rencana kerjasama dengan Dinas Pariwisata," kata Japarti.

Melalui proyeksi rumah adat sebagai daya tarik wisata, Japarti optimistis pengembangan desa wisata dapat berjalan berkelanjutan.

Sekaligus menjaga kelestarian budaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain potensi budaya, Desa Gumantar juga memiliki wisata alam berupa air terjun yang dapat dikembangkan sebagai destinasi pendukung.

Dengan konsep wisata terpadu, wisatawan diharapkan tidak hanya singgah, tetapi juga tinggal lebih lama di desa.

Di sektor ekonomi, Desa Gumantar memiliki hasil pertanian unggulan seperti kakao, kopi, dan komoditas lainnya.

Menurut Japarti, semuanya berpotensi diolah dan dipasarkan sebagai produk khas desa.

“Kalau rumah adat, wisata alam, dan produk pertanian ini bisa dikemas dengan baik, tentu akan menarik wisatawan. Harapannya ada perputaran ekonomi yang nyata dan menjadi sumber pendapatan bagi desa maupun daerah,” tutupnya.

Editor : Prihadi Zoldic
#Pariwisata Lombok Utara #desa gumantar Lombok Utara #rumah adat desa gumantar #Pemda Lombok Utara #Pemda KLU