LombokPost - Pemda KLU terusenggencarkan pembangunan rumah melalui Program Jumat Bedah Rumah (JUBAH). Salah satu penerima bernama Sernim.
Di antara rumah-rumah sederhana dan jalan desa yang sunyi, warga mulai berkumpul dengan wajah penuh harap.
Senyum dan obrolan ringan terdengar dari beberapa warga yang sudah berkumpul sejak pagi.
Seorang warga bernama Sernim tampak berdiri. Matanya berkaca-kaca dan sesekali menyunggingkan senyum.
Tampak ibu rumah tangga asal Dusun Karang Lendang, Desa Bentek, Kecamatan Gangga itu sedang berbahagia.
Dia bersuka cita karena hal yang sudah lama diimpi-impikan sudah di depan mata. Setelah bertahun-tahun bertahan di hunian yang jauh dari kata layak, kini rumah yang aman dan nyaman sudah terwujud.
Sernim mendapatkan bantuan rumah melalui Program Jumat Bedah Rumah (JUBAH) dari Pemda KLU. Dia mengaku sangat bahagia memeroleh bantuan itu.
"Karena sudah lama ingin punya rumah," katanya.
Pada Jumat (6/1) dilakukan peletakan baru pertama oleh Sekda KLU Sahabudin. Dalam penyampaiannya, Sahabudin menegaskan, bahwa Program Jumat Bedah Rumah merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Sejauh ini sudah ada beberapa Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dibangun.
Sekda menambahkan, bantuan ini murni atas dasar kemanusiaan. Program JUBAH menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Hari ini kita memulai pembangunan rumah untuk Inak Sernim, dan ke depan masih ada rumah-rumah lain yang akan kita bangun secara bertahap," imbuhnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan program JUBAH tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dunia usaha melalui program CSR, serta partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utamanya.
"Kita berharap tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni,” tambahnya.
Salah satu dunia usaha yang menyalurkan CSR untuk program JUBAH adalah Eka Jaya.
Sahabudin secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada badan usaha yang bergerak di pelayaran ini.
Dia berharap, ke depan semakin banyak pihak swasta dan donatur yang tergerak untuk membantu masyarakat. Sebab, sejauh ini masih banyak warga yang tinggal di hunian sementara.
"Agar mereka dapat menikmati rumah yang layak,” ungkapnya.
Kepala Desa Bentek Warna Wijaya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
Dia berharap, program seperti itu terus berlanjut agar semakin banyak warga Desa Bentek yang terbantu.
Editor : Prihadi Zoldic