Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rumah Adat di Bayan Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp 1,1 Miliar

Habibul Adnan • Kamis, 19 Februari 2026 | 22:31 WIB
Rumah Adat di Bayan, Lombok Utara, hangus dilalap api. (Istimewa)
Rumah Adat di Bayan, Lombok Utara, hangus dilalap api. (Istimewa)

LombokPost – Kebakaran hebat melanda rumah adat Bale Beleq Timuk Orong di Dusun Bayan Timur, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Kamis (19/2).

Insiden amukan si jago merah ini terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, yang menyebabkan kerugian materi ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Bangunan adat bersejarah tersebut hangus dilalap api bersama satu unit rumah warga di sekitarnya.

Bale Beleq Timuk Orong merupakan salah satu bangunan adat yang berada di kawasan budaya Desa Bayan.

Api pertama kali diketahui muncul dari bagian atap bangunan yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat setempat ini.

R. Kertamono, 68 tahun, penghulu adat Timuk Orong, yang saat itu berada di area berugak kampu melihat kobaran api dan segera memberi tahu warga sekitar.

Masyarakat langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Namun, tiupan angin yang cukup kencang ke arah timur membuat api cepat membesar dan merembet ke rumah milik Raden Saparwadi, 50 tahun, yang berada di sebelah selatan bale adat.

Rumah tersebut tak luput dari amukan si jago merah.

Sekitar pukul 14.00 Wita, tim Damkar Kecamatan Bayan tiba di lokasi. Meski akses jalan menuju titik kebakaran cukup sempit, proses pemadaman tetap dilakukan secara maksimal.

Petugas Damkar bersama anggota Polsek Bayan dan warga bahu-membahu menjinakkan api.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.00 Wita.

Kapolsek Bayan Iptu I Wayan Ciptanaya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kami bersama warga dan petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan pemadaman dan pengamanan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting arus listrik.

Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Akibat kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 800 juta untuk Bale Beleq Timuk Orong beserta isinya dan sekitar Rp 350 juta untuk rumah warga yang terdampak.

Editor : Marthadi
#Polres Lombok Utara #kebakaran rumah adat bayan #Polsek Bayan #kebakaran di lombok Utara