Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Enam Bangunan Usaha di Gili Trawangan Hangus Terbakar, Sama-Sama Reggae Bar Paling Parah

Habibul Adnan • Jumat, 13 Maret 2026 | 12:56 WIB

AMUKAN API: Kondisi bangunan usaha di Gili Trawangan yang terdampak kebakaran di kawasan tersebut, Kamis (12/3)
AMUKAN API: Kondisi bangunan usaha di Gili Trawangan yang terdampak kebakaran di kawasan tersebut, Kamis (12/3)

LombokPost – Kebakaran hebat melanda kawasan wisata Gili Trawangan, Kecamatan Pemenang, Kamis (12/3) pagi sekitar pukul 06.00 Wita.

Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan usaha di kawasan wisata itu hangus terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Utara Ainal Yaqin mengatakan, sedikitnya enam bangunan usaha terdampak dalam insiden tersebut. Kondisinya rata-rata rusak parah akibat amukan api.

Bangunan yang terbakar masing-masing Same Same Reggae Bar, Manta Dive, Ocean 2, Gili Mart, Hello Capitano, serta Diversia Diving Club and Bungalows.

Terhadap bangunan usaha ini, petugas masih menghitung kerugian materi yang ditimbulkan.

Menurut Ainal, pihaknya pertama kali menerima informasi kebakaran dari pengeras suara masjid di sekitar lokasi.

Mendengar kabar tersebut, petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

“Kami menerima informasi dari toa masjid. Setelah itu kami langsung bergerak ke lokasi. Sekitar pukul 06.30 Wita api sudah dalam kondisi pembakaran sempurna dan kobarannya sangat besar,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan memanfaatkan sumber air dari kolam milik Manta Dive. Proses pemadaman juga dibantu oleh masyarakat setempat.

Ainal menjelaskan, bangunan yang mengalami kerusakan paling parah adalah Same Same Reggae Bar yang berfungsi sebagai bar dan restoran dengan luas sekitar 8 are.

Selain itu Ocean 2 yang juga merupakan bar dan restoran dengan luas sekitar 5 are turut hangus terbakar.

Kemudian, di Manta Dive bagian yang terbakar adalah bar serta sebagian kecil bungalow.

Sementara Gili Mart dengan luas sekitar 1 are juga habis dilalap api. Bangunan Hello Capitano dengan ukuran sekitar 1 are ikut terbakar, serta restoran milik Diversia Diving Club berukuran sekitar 8x6 meter yang saat ini sedang dalam proses renovasi.

Informasi awal menyebutkan kobaran api pertama kali muncul dari Same Same Reggae Bar.

Kencangnya hembusan angin membuat api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berada berdekatan.

Kondisi tersebut sempat membuat warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi panik. Warga setempat turut membantu petugas memadamkan api agar tidak semakin meluas.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan kerugian material akibat kebakaran tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KLU Erwin Rahadi mengatakan, petugas dari Pos Damkar Trawangan yang diturunkan terdiri dari lima personel.

Dengan dukungan unit armada roda tiga langsung melakukan pemadaman intensif.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran area hingga sekitar pukul 12.30 WITA.

Kata dia, ini untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Editor : Marthadi
#Gili Meno #Gili Trawangan #Gili Air #kebakaran Gili Trawangan #Pemda KLU