alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Gunakan Trik Ini Agar Tagihan Listrik Bulanan Tidak Membengkak

Listrik merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat. Kalau tidak percaya, lihat saya peristiwa pemadaman listrik beberapa waktu lalu. Meski padam kurang dari 24 jam, efeknya sungguh terasa. Pekerjaan banyak yang terbengkalai. Kenyamanan pun terganggu.

Ketergantungan masyarakat, khususnya di perkotaan, terhadap listrik harusnya mengingatkan kita semua terhadap satu hal: bijaklah dalam menggunakan listrik. Dengan berhemat listrik, kita tak hanya membantu daerah lain yang membutuhkan listrik.

Namun juga bumi. Plus, pengeluaran bulanan pun jadi lebih hemat.

Nah, agar penghematan itu tercapai, ada beberapa trik yang bisa Anda lakukan:

1. Matikan lampu yang sudah tidak digunakan

Hal paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah mematikan lampu yang sudah tidak digunakan. Ini mungkin terdengar sederhana. Namun, jika semua orang melakukannya, dampaknya akan sangat besar.

Ketika siang, dan penerangan alami dalam rumah cukup, mungkin Anda tidak perlu menyalakan lampu. Pada malam harinya, jika sudah saatnya beristirahat, matikanlah lampu yang tak terpakai. Sisakan saja penerangan di beberapa ruangan yang dianggap penting. Misalnya lampu teras, dapur, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk selalu mematikan lampu kamar mandi setelah selesai digunakan.

2. Cabut steker listrik jika tidak terpakai

Charger dan kabel laptop, jika dibiarkan terpasang di terminal, akan mengonsumsi 50 watt listrik perjam. Sementara komputer atau desktop memakan 20 watt per jam. Charger ponsel memakan 1 watt per jam, sementara modem internet menghisap 4 watt per jam. Angka-angka tersebut mungkin tak terasa signifikan. Namun, jika digabungkan, lalu dikalikan berapa jam setiap harinya, angkanya bisa mengejutkan Anda.

Jadi, ingatlah untuk selalu mencabut steker listrik jika sudah selesai terpasang. Kebiasaan itu bisa sangat menghemat listrik. Dan pada akhirnya, kebiasaan baik ini bisa membantu mengikis pengeluaran bulanan Anda.

3. Ganti lampu biasa dengan LED

Lampu LED memang relatif mahal. Rata-rata per buahnya bisa mencapai Rp100.000. Namun, lampu ini konsumsi listriknya jauh lebih hemat. Light-emitting diode (LED) berkapasitas 7 watt bisa setara dengan bohlam 60 watt. Jadi, penghematan dari LED ini akan terasa dalam jangka panjang. Jika Anda berkomitmen untuk hemat listrik, pertimbangkan untuk membeli lampu LED.

4. Atur pemakaian barang elektronik yang berdaya besar

Beberapa peralatan listrik di rumah memakan daya cukup banyak. Situasi ini kadang tidak bisa dihindari. Mesin-mesin seperti AC, pompa air, freezer, setrika, dan mesin cuci menghisap cukup banyak listrik. Untuk menghemat pengeluaran, cobalah seefisien mungkin ketika menggunakannya.
Misalnya dengan mencuci dua atau tiga hari seminggu. Atau mematikan dispenser kalau memang tidak perlu. Hal-hal kecil seperti ini bisa sangat membantu kamu di akhir bulan ketika tagihan listrik datang.

5. Ajak semua rekan dan keluarga untuk berhemat

“Sebatang lidi tidak berarti apa-apa, tetapi jika diikat jadi satu, bisa menyapu segalanya.” Peribahasa tersebut sangat relevan dalam situasi ini. Penghematan kecil yang dilakukan banyak orang jauh lebih berdampak dibandingkan penghematan besar yang dilakukan oleh satu orang.

Gotong royong dalam berhemat listrik merupakan cara terbaik untuk mengurangi tagihan listrik. Ajak dan ingatkan rekan dan keluarga untuk selalu berhemat. Jika sudah terbiasa hemat listrik, semua akan jadi lebih mudah. Bahkan, bukan tak mungkin mereka menularkan kebiasaan baik ini ke orang lain.

Nah, itulah beberapa kiat berhemat listrik. Nah, kalau sudah berhemat, coba cek tagihan listrik Anda bulan ini. Sudah terasakah efek penghematannya. Apa pun jawabannya, kamu bisa bayar tagihan listrik PLN di Traveloka. Lewat menu Tagihan & Isi Ulang, kamu bisa membayar berbagai macam tagihan. Salah satunya adalah tagihan listrik.

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks