VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

MATARAM-Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak).

“Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Informasi dihimpun koran ini, pada vermin yang dilakukan KPU Kota Mataram, pasangan DR mengumpulkan 53 ribu lebih dukungan memenuhi syarat (MS). Melampaui syarat yang ditetapkan KPU sebanyak 22.944 syarat dukungan. Artinya, syarat dukungan pasangan DR yang MS dua kali lipat lebih dari yang ditentukan KPU Kota Mataram.

Kemarin, kata dia, pihaknya melakukan sinkronisasi data kepada 3.349 syarat dukungan yang tidak terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Syarat dukungan TMS dilakukan sinkronisasi data ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram.

“Kita sinkronkan nama dan NIK. Kalau ada di Dukcapil maka akan memenuhi syarat (MS),” ungkapnya.

Sebaliknya, jika nama dan NIK tidak ada, maka di-TMS-kan. Namun dari hasil sinkronisasi data kata Husni, Dukcapil tidak membuat BA3. Sesuai juknis KPU RI terhadap syarat dukungan di maksud belum memenuhi syarat (BMS) dan dilanjutkan ke verfak.

“Jadi KPU akan melakukan verfak sebanyak 53 ribu lebih syarat dukungan. Verfak kita mulai 8 Agustus sampai 14 Agustus 2020,” ungkap Husni.

Dijelaskan, pada verfak tidak lagi panitia pemungutan suara (PPS) mendatangi warga. Melainkan tim penghubung bapaslon yang akan menghadirkan warga di tempat tertentu. Seperti di lapangan, kantor lurah atau tempat lainnya. Baru kemudian PPS akan mencocokkan syarat dukungan dengan KTP atau surat keterangan (suket).

Untuk pengumpulan warga, ujar dia, harus menerapkan protokol covid. Gunakan masker, jaga jarak, dan hindari kerumunan. Jadi, untuk pengumpulan massa pada saat Verfak tidak dilakukan sekaligus. Misalnya, di satu kelurahan terdapat 2.000 syarat dukungan tidak dihadirkan semuanya. Melainkan dilakukan bertahap. “Kita akan minta datang bertahap,” katanya.

Jika ada warga tidak datang, lanjut dia, maka tugas tim penghubung bapaslon mendatangkan sampai 18 Agustus.

Bakal Calon Wakil Wali Kota Mataram H Badrun Nadianto optimis bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram. Karena syarat dukungan pada vermin melebihi target. “Tinggal verfak sekarang. Kalau lebih dari 22.944 hasil verfak kita sudah bisa ditetapkan sebagai calon,” katanya.

Badrun menambahkan, bertarung di Pilkada Kota Mataram sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Jadi, syarat dukungan yang dikumpulkan sekarang benar-benar kerja tim. (jay/r3)