VIDEO : Jual Sabu, Suami-Istri Asal Karang Bagu Ditangkap Polisi

MATARAM-Pasangan suami istri  (Pasutri) HS dan MU baru saja menikah. Sial, pasutri asal Karang Bagu itu harus merasakan bulan madu di hotel prodeo. ”Mereka kita tangkap di rumahnya,” kata  Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson,  (3/9) lalu.

Mereka digerebek bersama  dua orang wanita berinisial RP dan IS serta seorang laki-laki berinsial AY. ”Kita gerebek saat hendak melakukan pesta sabu,” jelasnya.

Total ada lima yang ditangkap saat penggerebekan. Terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki. “Semuanya berdomisili di Karang Bagu,” kata dia.

Ericson mengatakan, asal narkoba yang didapatkan pelaku sedang dikembangkan. Kelimanya sudah saling mengenal. ‘’ Mereka ini satu jaringan. Ada pengedar, ada kurir juga. Ada juga yang sebagai penyedia tempat,’’ kata Ericson.

Hasil penggeledahan ditemukan beberapa barang bukti seperti bong sabu, pipa kaca yang di dalamnya terdapat padatan sabu. ”Sabu itu mau dipakai dan masih menempel di pipa kaca itu,” jelasnya.

Selain itu tim juga menemukan  empat poket sabu di kamar HS. Sabu tersebut sudah dikemas untuk siap dijual. ”Jadi, total berat sabu yang diamankan sebanyak 4,06 gram,” kata dia.

Tim juga menyita uang Rp 500 ribu. Diduga uang itu adalah hasil penjualan sabu. ”Ya, dugaannya itu hasil jualan,” jelasnya.

Pasutri itu  memiliki cara tersendiri untuk menjual sabu. Mereka menyediakan rumahnya sebagai tempat menggunakan narkoba.  ”Makanya pada saat kita gerebek rumahnya ternyata ada tempat khusus untuk menggunakan sabu,” jelasnya.

Poketan sabu yang dipecah dijual dengan  bervariasi. Mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per poketnya. ”Tergantung banyaknya jumlah poketan,” kata dia.

Kelima pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1), pasal 112 (ayat 1) dan pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. (arl/r2)