VIDEO : Tim Voli Pasir NTB Siap Bikin Kejutan di PON Papua

MATARAM-Empat pasangan atlet voli pasir akan diturunkan di PON Papua 2020. Dua pasangan putri dan dua pasangan putra.

Di kategori putra dan putri, masing-masing ada satu pasangan debutan. Di kategori putra I Komang Aditya/Ade Dimas Septiano. Sedangkan di kategori putri Syarah Novita Bahari/I Komang Putri. ”Mereka ini belum pernah turun di kejuaraan yang sifatnya nasional,” ujar Pelatih Voli Pasir NTB Agus Salim, Senin (9/3) lalu.

Meski belum pernah turun di kejuaraan nasional, dua pasangan ini mampu berada di peringkat lima besar saat Pra-PON lalu. Dan akhirnya lolos ke PON Papua.

Saat Pra-PON, dua pasangan ini kalah dari pasangan NTB lainnya. Adit/Dimas dikalahkan pasangan Danangsyah/Tio. Sedangkan Syarah/Putri dikalahkan pasangan Desi/Allysah.”Mereka bertemu di delapan besar,” cetusnya.

Dua pasangan ini juga baru terbentuk saat Pra-PON lalu. Saat itu Pengprov PBSI NTB menyeleksi bagi atlet yang mengikuti Pra-PON. Hasilnya empat atlet ini lolos, lalu diduet.

Agus menilai, peluang dua pasangan ini cukup besar. Hanya saja perlu jam terbang tambahan melalui try out. Tetapi karena porsi try out atlet Pelatda PON terbatas maka harus ada solusi lain.

”Pelatda ini paling banyak dua kali try out. Ini tidak cukup karena provinsi lain minimal enam sampai delapan kali,” ungkapnya.

Salah satu cara untuk menyiasati minimnya try out, meningkatkan skill atlet-atlet NTB agar bisa masuk dalam Pelatnas Voli Pasir. ”Jika skill sudah naik, mereka bisa masuk pelatnas. Di sana mereka dapat jam terbang tinggi hingga ke luar negeri,” katanya.

Ini sudah dialami beberapa atlet voli pasir senior NTB. Seperti Danangsayah Yudistira Pribadi, Putu Dini Jasinta, Dhita Juliana, Desi Ratnasari dan Allysah Mutakharah. Mereka kini menghuni pelatnas dan melakukan persiapan untuk kualifikasi olimpiade.

”Mereka ini dari junior dan bisa tembus ke senior sampai pelatnas,” tegasnya. (puj/r8)