alexametrics
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022

VIDEO : TNI Polri Gerak Cepat Evakuasi Korban Banjir

MATARAM-Jajaran TNI, Polri, dan stakeholder lainnya bergerak cepat membantu korban banjir di Lombok Barat (Lobar). Mereka berjibaku membersihkan puing-puing bekas banjir, seperti kayu, sampah, dan lumpur.

”Kita harus bergerak cepat membantu masyarakat untuk membersihkan puing-puing sisa banjir,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal usai meninjau korban banjir di Desa Batulayar, Lobar, kemarin (7/12).

Diketahui, banjir bandang menerjang tiga kecamatan di Lobar Senin (6/12). Antara lain Kecamatan Batulayar, Gunungsari, dan Sekotong. Bencana tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan. Banjir juga menyebabkan lima warga Batulayar meninggal dunia terseret arus.

Menurut kapolda, pembersihan harus dilakukan sesegera mungkin. Itu agar aktivitas masyarakat kembali normal. ”Lumpur di rumah warga dan jalan-jalan kita bersihkan semua,” pintanya pada anggotanya.

Pembersihan itu dilakukan bersama TNI, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan para relawan. ”Kita bergerak bersama,” ujarnya.

TNI-Polri juga mendirikan beberapa posko pengungsian dan posko kesehatan. Para korban banjir diminta menetap untuk sementara waktu di posko agar tetap aman. ”Kita berikan trauma healing bagi para korban,” jelas Iqbal.

Logistik bagi warga korban banjir dipastikan tersalur. Seperti baju dan kebutuhan pokok lainnya. “Jangan sampai ada yang kelaparan,” tandas orang nomor satu di Polda NTB ini.

Sementara itu, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, sejak kemarin personel TNI sudah turun memberikan bantuan. Mereka juga membantu warga membersihkan puing-puing akibat banjir. Pembersihan melibatkan sebanyak 200 prajurit Yonif 742/SWY, 200 orang dari Kodim Mataram, 50 orang dari Lanud ZAM, dan 25 orang dari Lanal Mataram.

“Kepada seluruh anggota TNI agar senantiasa menjalankan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab, sabar, dan penuh keikhlasan serta selalu memperhatikan keselamatan pribadi,” tutup alumni Akmil 1993 itu.

Dia mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Karena perkiraan cuaca yang tidak menentu ini bisa saja memberikan dampak negatif. ”Tetap waspada dan harus memastikan diri berlindung di tempat yang aman,” imbaunya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks