Polemik Lahan Gili Trawangan, Pemprov NTB Somasi PT GTI

MATARAM-Polemik pengelolaan aset Pemprov NTB di Gili Trawangan yang dikelola PT Gili Trawangan Indah (GTI) belum selesai. “Hasil dari rapat yang kami lakukan, (PT GTI) akan kami somasi,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) NTB H Lalu Gita Ariadi, kemarin (9/3).

Teguran tersebut diakui Gita, telah sesuai dengan tahapan-tahapan yang semestinya. Penyelesaian pengelolaan aset ini akan melibatkan Badan Pertahanan Negara (BPN). “Dari BPN juga akan memberi warning, atas status tanah,” jelasnya.

Menurutnya, pemprov akan berkoordinasi dan mengikuti arahan BPN terkait somasi yang akan dilayangkan. “Aturannya, akan ada tiga kali somasi yang dilayangkan,” tuturnya.

Untuk diketahui, penataan aset 65 hektare di Gili Trawangan, Gili Indah, Pemenang, Lombok Utara masih dalam penanganan tim terpadu. “Keputusan ini sudah jadi pertimbangan yang matang, dan sudah kita rapatkan. Dan pilihannya melalui somasi,” tambah Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTB H Ruslan Abdul Gani, kemarin.

Menurut Ruslan, somasi ini dilakukan sebagai bentuk pertimbangan secara hukum. “Kita berikan kesempatan, itu aturan hukum,” jelasnya.

Rencananya, pemprov akan melayangkan somasi pertama, kedua, dan ketiga. Dengan jarak rentang waktu ke somasi pertama sekitar satu bulan.

“Karena tidak bisa langsung diputus, maka dari itu, harus melalui somasi,” tutupnya. (tea/r5)