VIDEO : Polda NTB Perketat Penerapan Protokol Pencegahan Covid-19

MATARAM-Penerapan protokol kesehatan covid-19 di lingkungan Polda NTB diperketat. Rabu (19/8) lalu, Kapolda Irjen Pol. Muhammad Iqbal memimpin langsung pengecekan pendisiplinan protokol kesehatan  covid-19.

“Sebelum ke masyarakat, saya harus yakinkan dulu anggota di jajaran Polda NTB ini sudah mematuhi protokol kesehatan atau tidak,” kata Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal usai razia.

Pendisiplinan protokol kesehatan covid-19 sesuai Instruksi Presiden (inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tanggal 4 Agustus 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19. Juga STR Kapolri No.Pol: STR2416/VIII/2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang pelaksanaan tugas operasi disiplin protokol kesehatan secara serentak di satuan kewilayahan masing-masing.

Pengecekan dimulai pukul 07.30 Wita. Kapolda mengelilingi kompleks mapolda menggunakan mobil golf yang dikemudikan Kabid Propam Kombes Pol. Nurodin.

Di bagian penjagaan Yanma, para anggota yang memasuki Mapolda NTB  diperiksa suhu tubuhnya. Pengendara roda dua disemprot disinfektan.

Setelah itu kapolda bergeser menuju kantin Bhayangkari. Di sana kapolda menemukan ada beberapa personel yang tidak menggunakan masker. Personel provost segera memberikan tindakan disiplin berupa push up kepada personel yang melanggar protokol kesehatan.

Selanjutnya, kapolda mengecek beberapa satker. Di antaranya Drektorat Tahti, Direktorat Reserse Narkoba, dan Direktorat Samapta.

”Kita tidak ingin anggota terpapar covid-19,” kata Iqbal.

Dari pantauannya, kapolda memberi perhatian khusus pada kantin Bhayangkari. Masih banyak anggota duduk tidak menjaga jarak. ”Harusnya, mereka menjaga jarak 1,5 meter. Itu akan dievaluasi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi itu, Iqbal sudah memerintahkan Bidang Propam mengecek personel untuk setiap hari. Baik yang bertugas di mapolda maupun polres jajaran. ”Jangan sampai mereka tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” perintahnya. ”Kalau ada yang kumpul-kumpul harus dibubarkan,” tegasnya.

Untuk menunjang patroli penerapan protokol kesehatan di internal, Polda NTB menyiapkan dua mobil golf dan sepeda motor. Mobil dan sepeda motor itu sudah dirancang dan diberikan tulisan imbauan mematuhi protokol kesehatan. ”Fasilitas yang disiapkan itu sebagai bentuk keseriusan kami agar setiap anggota paham, bahwa ada petugas yang mengawasi mereka. Jangan sampai tidak mematuhi protokol kesehatan itu,” tegasnya.

Dia sudah memastikan di setiap direktorat atau tempat pelayanan harus disediakan tempat cuci tangan. Setiap pengunjung maupun anggota diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk ruangan.

Tak hanya itu, khusus di reserse, jika ada pemeriksaan saksi atau tersangka harus ada sekat pembatas. Itu untuk menghindari penyidik dapat kontak langsung dan menghindari transmisi penyebaran covid-19. ”Saya lihat di setiap reserse sudah menerapkannya,” kata dia.

Iqbal menegaskan, bukan hanya imbauan yang dijalankan, melainkan juga akan menerapkan sanksi. Khususnya bagi setiap anggota yang tidak mematuhi protokol kesehatan. ”Akan diberikan tindakan disiplin,” ujarnya.

Sanksi disiplin yang diberikan berupa lari dan push up. Setiap anggota yang mendapatkan sanksi disiplin akan dicatat. ”Jika tiga kali melanggar bisa  mendapatkan sanksi tegas. Bisa kita sidang mereka,” tegasnya.

Dia mengingatkan, penindakan ini sebenarnya untuk menyelamatkan semua anggota. ”Kalau kita selamat, kita sehat, kita bisa membantu masyarakat dengan maksimal. Masyarakat butuh personel yang kuat dan sehat,” tutupnya. (arl/r1)